Pelaku Pembakar Seorang Wanita di Sigi Belum ditemukan

waktu baca 2 menit
Telah memasuki bulan ke 3 atas kasus Cici Triana yang ditemukan hangus terbakar di Desa Sidondo Kabupaten Sigi. Namun hingga saat ini, keluarga korban belum mengetahui siapa pelaku yang telah melakukannya. (Foto : Redaksi Diksi)

Diksi.net, Palu – Telah memasuki bulan ke 3 atas kasus Cici Triana yang ditemukan hangus terbakar di Desa Sidondo Kabupaten Sigi. Namun hingga saat ini, keluarga korban belum mengetahui siapa pelaku yang telah melakukannya.

Rukly Chahyadi selaku kuasa hukuk keluarga korban menjelaskan proses hukum saat ini masih berjalan di Polres Sigi, namun belum ada kejelasan siapa pelakunya. Ia juga meminta Polda Sulteng mengambil alih penanganan kasus kematian Cici Triana.

BACA JUGA :  Sulteng Rawan Bencana Pemprov Harus Berikan Perhatikan

“Kasus Ini telah berjalan 3 bulan lebih namun tidak ada kejelasan. Jika Polres Sigi tidak mampu, kami meminta Polda Sulteng mengambil alih perkara ini,” ujar Rukly Chahyadi.

Isrini selaku orang tua korban mengaku beberapa kali menyambangi Polres Sigi untuk menanyakan perihal perkembangan kasus anaknya. Namun hanya sebatas diberi janji oleh pihak kepolisian jika kasus kematian anaknya akan segera diusut tuntas.

BACA JUGA :  Polres Sigi Tangkap Dua Pengedar Sabu, Amankan 45 Paket di Dua Lokasi

Ia sampai berpikir bahwa kasus kematian anaknya tidak kunjung selesai lantaran tidak ada biaya operasional dan hal tersebut disampaikan kepada pihak kepolisian.

“mohon maaf Pak mungkin keterlambatan penanganan kasus anak saya, apakah karena tidak pernah memberi biaya operasional. Namun dijawab penyidik kalau tidak ada hubungannya dengan itu,” tutur orang tua korban.

BACA JUGA :  3 Meninggal dan 4 Orang Dinyatakan Hilang Dampak Banjir Bandang Parimo

Dalam kasus pembakaran tersebut, pihak kepolisian belum dapat mengungkapkan pelaku, sebab tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut, terlebih hingga saat ini handphone korban masih belum ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *