Eks Napiter Wirahadi Dukung Satgas Operasi Madago Raya Cegah Paham Radikal di Poso

waktu baca 2 menit

Diksk.net, Poso – Wirahadi, eks napiter asal Kabupaten Poso, menyatakan dukungannya terhadap Satgas Operasi Madago Raya dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Poso.

Usai menyelesaikan masa hukuman, Wirahadi kini kembali berdomisili di Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. Dalam kesehariannya, ia menjalani kehidupan normal dengan membantu sang istri mengantar dan menjual sayur di Pasar Sentral Poso sebagai bentuk upaya mandiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

BACA JUGA :  Napak Tilas Gunung Biru, Ratusan Eks Napiter Kembali ke NKRI

Selain bekerja membantu keluarga, Wirahadi juga aktif menjalin komunikasi dan mengikuti kegiatan bersama Yayasan Lingkar Perdana Kabupaten Poso. Di yayasan tersebut, ia dikenal sebagai salah satu figur yang dituakan dan menjadi panutan bagi sejumlah eks napiter lain yang tergabung di dalamnya.

Kesibukan Wirahadi dalam aktivitas ekonomi dan sosial dinilai sebagai langkah positif dalam proses reintegrasi sosial. Tim Satgas Operasi Madago Raya pun mengapresiasi hal tersebut serta mengajak Wirahadi untuk terus fokus pada kegiatan produktif, sekaligus berperan aktif mengingatkan eks napiter lainnya agar tidak terlibat kembali dalam aktivitas yang mengarah pada paham radikal.

BACA JUGA :  Kisah Baru Eks Napiter Poso Dari MIT ke Kehidupan Produktif

Melalui perannya di Yayasan Lingkar Perdana, Wirahadi juga kerap mengajak sesama eks napiter untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan berbagai pihak. Menurutnya, keterlibatan dalam kegiatan positif dapat menjadi sarana membangun kembali kepercayaan diri dan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Wirahadi menegaskan komitmennya untuk mendukung Satgas Operasi Madago Raya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Poso. Ia juga menyatakan siap membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam mencegah berkembangnya paham intoleran dan radikal di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Pasca Gempa Sigi, Warga Memilih Tinggal di Shelter dan Posko Pengungsian

Dukungan dari para eks napiter ini diharapkan dapat memperkuat upaya deradikalisasi serta mempercepat terwujudnya Poso yang damai, aman, dan bebas dari ancaman radikalisme.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *