Sinergi Perkuat Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor
Diksi.net, Medan – Untuk memperkuat kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, melakukan kunjungan kerja ke Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Utara, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si. Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Utara pada Jumat (25/10/2024).
Pada kesempatan yang sama, digelar acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Optimalisasi Pemungutan Pajak dan Sinergi Pemungutan Opsen, yang dihadiri oleh bupati, walikota, dan Kepala UPT Bapenda kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi PKB. Turut hadir Staf Ahli Gubernur Effendy Pohan dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumut, Achmad Fadly.
Harwan menekankan pentingnya sinergi dalam upaya optimalisasi pajak. “Kami di Jasa Raharja berkomitmen mendukung Pemprov Sumut dalam menciptakan sistem pajak yang lebih transparan dan efektif. Kolaborasi seperti ini akan memperkuat sistem pajak, meningkatkan kepatuhan masyarakat, dan pada akhirnya meningkatkan PAD yang sangat diperlukan untuk pembangunan,” ujarnya.
Perjanjian kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan pendapatan daerah Provinsi Sumatera Utara, khususnya dari sektor PKB. “Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dapat menciptakan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” tambah Harwan.
PJ Gubernur Sumut, Agus Fatoni, menyambut baik sinergi antara Jasa Raharja dan Pemprov Sumut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk mendorong pemungutan pajak yang lebih efisien dan terintegrasi. Dengan sinergi ini, Sumatera Utara diharapkan semakin siap meningkatkan pendapatan dari PKB dan mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat.
“Pajak Kendaraan Bermotor berdampak langsung pada kesejahteraan daerah. Dengan adanya sinergi ini, saya yakin pemungutan pajak dapat lebih terkelola dengan baik dan berdampak positif terhadap pembangunan,” ungkap Agus.



