Pendaftaran Calon Presidium MN KAHMI Resmi Dibuka

waktu baca 2 menit

Diksi.Net, Jakarta – Pendaftaran calon Presidium Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) telah resmi dibuka. Steering Committee Munas XI KAHMI, telah menyebarkan formulir dan persyaratan kepada seluruh Majelis Wilayah, Majelis Daerah dan Majelis Perwakilan Luar Negeri KAHMI. 

“Ya benar, pendaftaran dimulai hari ini, Jumat, 7 Oktober 2022 hingga 27 Oktober 2022. Pendaftaran calon Presidium KAHMI resmi  dibuka,” kata Koordinator Steering Committee Munas XI KAHMI, Viva Yoga Mauladi, Jumat, 7 Oktober 2022 petang.

BACA JUGA :  Prabowo Jadi Pembicara di Acara Munas KAHMI

Menurut Viva Yoga Mauladi yang juga Presidium Nasional KAHMI 2017-2022 itu, untuk menyeleksi para bakal calon Presidium Nasional KAHMI, pihaknya telah menetapkan tujuh orang sebagai Tim Seleksi yang diketuai oleh Prof. Dr. Laode M. Kamaluddin yang juga Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). 

Tim Seleksi Calon Presidium MN KAHMI itu beranggotakan Dr. Abidinsyah Siregar, DHSM., MBA, M.Kes, Dr. Nazaruddin Nasution, SH.,MH, Prof. Dr. Nurhayati Djamas, Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA, Prof. Dr. Asep Syarifuddin dan Dr. Hamdan Zoelva, SH., MH. 

BACA JUGA :  Satu Personel Operasi Damai Cartenz Terkena Tembakan KKB di Intan Jaya Meninggal Dunia

“Maka saya menghimbau kepada seluruh anggota KAHMI agar segera mendaftar untuk diseleksi sebagai calon Presidium MN KAHMI 2022-2027,” imbuhnya. 

Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara datang langsung ke Sekretariat Panitia Nasional Munas KAHMI, di Jalan. Turi 1 No. 14 Blok S, Senopati, Jakarta Selatan dan atau dapat dilakukan melalui email: pansel.kahmi@gmail.com. 

Pemilihan dengan cara e-voting (touch screen). Semua munassirin akan mendapatkan laporan notifikasi dan bukti pemilihan sehingga tidak bisa direkayasa. 

BACA JUGA :  Nonton Bareng Silat Tani, 40 Tahun Lagi Kita Tidak Punya Petani

“Kalau pada munas sebelumnya pemilihan dengan cara mencoblos, maka Munas di Palu nanti kita lakukan dengan cara -voting. Karena kita hendak mengembangkan budaya digital di KAHMI. Maka setiap pengambilan setiap keputusan juga harus digitalisasi,” kata Viva Yoga Mauladi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *