Rony Hartawan Resmi Menjabat Kepala BI Sulawesi Tengah

waktu baca 2 menit
Rony Hartawan secara resmi dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah oleh Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman. (Foto : Istimewa).

Diksi.net, Palu – Rony Hartawan secara resmi dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah oleh Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman, pada Rabu (24/7/2024). Rony menggantikan Dwiyanto Cahyo Sumirat yang kini memimpin BI Solo, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala BI Purwokerto.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, Forkopimda, serta perwakilan pemerintah dari 12 kabupaten dan 1 kota di Sulawesi Tengah, bersama asosiasi, pelaku usaha, akademisi, dan media.

BACA JUGA :  KPU Palu Siapkan Logistik Lakukan PSU di Sejumlah TPS

Aida S. Budiman dalam sambutannya menyoroti potensi besar yang dimiliki Sulawesi Tengah untuk berkontribusi pada perekonomian nasional. “Sulawesi Tengah, yang dikenal sebagai ‘Negeri Seribu Megalit,’ juga pantas disebut ‘Negeri Seribu Potensi’ karena banyaknya peluang pengembangan di daerah ini,” ujarnya.

Dia juga menegaskan komitmen BI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah dengan menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah. Aida menyebutkan, BI terus berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui transformasi menuju ekonomi berbasis industri manufaktur bernilai tambah, diversifikasi sektor jasa seperti pariwisata, serta pengembangan ekonomi dan keuangan digital dan ekonomi hijau. “Mari kita perkuat sinergi dalam mengawal perekonomian, khususnya di Sulawesi Tengah,” tambahnya.

BACA JUGA :  KPU Kota Palu Tetapkan 274.293 Pemilih untuk Pilkada 2024

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, memberikan apresiasi terhadap kerja sama yang solid antara Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah dan pemerintah provinsi. Dia menyoroti sejumlah pencapaian, termasuk pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, digitalisasi sistem keuangan, dan manajemen peredaran uang tunai yang baik. “Semua pencapaian ini adalah hasil dari sinergi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan Bank Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA :  Menjaga Kearifan Lokal di Tengah Arus Globalisasi

Pada kesempatan ini, Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah juga memperkenalkan dua inovasi baru: BISIK (Bincang Asik), podcast kolaboratif antara KPwBI Sulawesi Tengah, Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI), dan TVRI Sulawesi Tengah untuk menyampaikan kebijakan, serta SIDIK (Sistem Informasi Pengendalian Harga dan Pasokan), platform terintegrasi untuk mendukung pembentukan neraca pangan nasional. Inovasi-inovasi ini diresmikan langsung oleh Gubernur Rusdy Mastura, menandai langkah nyata BI dalam mendukung transformasi ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *