Ratusan Massa di Palu Padati Tugu Nol Kilometer dalam Aksi Peduli Palestina

waktu baca 2 menit
Anggota DPRD Sulteng, Wiwik J Rofi'ah saat berorasi, Jumat (17/11/2023). FOTO : IST

Diksi.net, Palu – Ratusan massa dari berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) memadati tugu Nol Kilometer untuk menyuarakan aksi peduli Palestina pada Jumat (17 November 2023).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj Wiwik Jumatul Rofiah, S.Ag, MH, menjadi salah satu tokoh yang menyampaikan orasi kemanusiaan.

Bunda Wiwik, panggilan akrabnya, menyatakan bahwa situasi di Palestina telah berkembang menjadi lebih dari sekadar konflik agama, melainkan menjadi bencana kemanusiaan.

BACA JUGA :  Tuntas Bertugas, 968 Pantarlih Palu Resmi Dibubarkan oleh KPU

Sejak Israel menyatakan perang pada 7 Oktober 2023, lebih dari 11 ribu nyawa telah melayang, dengan tragisnya, sekitar empat hingga lima ribu di antaranya adalah anak-anak dan bayi.

“Genosida ini secara terang-terangan dilakukan oleh Israel, dan sebagian besar bangsa tampaknya tidak mampu menghentikan serangan brutal oleh bangsa teroris Israel,” ujar Bunda Wiwik dengan penuh semangat.

Selain menjadi perhatian kemanusiaan, aksi dan kepedulian saat ini juga mencerminkan dukungan terhadap konstitusi.

BACA JUGA :  Penyidik Polda Sulteng Terus Dalami Kasus Korupsi TTG Donggala

Bunda Wiwik menegaskan bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia secara jelas menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

“Dalam berbagai media, kita melihat serangan brutal Israel, tidak hanya terhadap masjid, tetapi juga gereja dan tempat ibadah umat Kristiani. Bahkan rumah sakit, yang seharusnya dilindungi oleh hukum internasional, menjadi sasaran bom dan tembakan tank. Apakah ini bukan suatu kebiadaban?” tegasnya.

BACA JUGA :  Petani Binaan PT Vale IGP Morowali Raih Penghargaan Dalam Anugerah Daya Saing Produk Pertanian

Aksi tersebut di pusat Kota Palu diinisiasi oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sulteng, melibatkan puluhan Ormas, dan juga menggalang donasi dari warga yang melintas di lokasi aksi.

Selama aksi, terkumpul donasi sebesar Rp 21 juta lebih, sementara penggalangan di Masjid Agung Kota Palu sebelumnya juga menghasilkan dana sekitar Rp 8 jutaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *