Kadar SO2 di Sulteng Melebihi Batas Aman Akibat Erupsi Gunung Ruang

waktu baca 1 menit
Erupsi Gunung Ruang. (Foto : Istimewa)

Diksi.net, Palu – Sebagian besar wilayah di Sulawesi Tengah diselimuti udara berbahaya hingga sangat berbahaya akibat gas sulfur dioksida (SO2) yang dihembuskan Gunung Ruang sejak erupsi pada 16 April lalu.

Data Stasiun Pemantauan Atmosfer Global Lore Lindu Bariri menunjukkan kadar SO2 di udara mencapai lebih dari 301 mikrogram per meter kubik pada 22 April 2024. Angka ini jauh melampaui batas aman dan dikategorikan berbahaya.

BACA JUGA :  BI Dorong UMKM Sulteng Naik Kelas Melalui KKST

“Sebaran gas SO2 dari Gunung Ruang hampir merata di seluruh Sulawesi Tengah, namun yang paling parah adalah di Kota Palu dan Donggala,” ungkap Koordinator Data dan Informasi Stasiun Pemantauan Atmosfer Global Lore Lindu Bariri, Solih Alfiandy, pada Selasa (23/4/2024).

Paparan gas SO2 dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti mata perih, gangguan pernapasan, dan iritasi kulit. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

BACA JUGA :  Pagelaran FDP 2022 Lampaui Ekspektasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *