BI Sulteng Siapkan Rp2,86 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idul Fitri 2026

waktu baca 3 menit

Diksi.net, Palu – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan dana sebesar Rp2,86 triliun untuk memastikan ketersediaan uang rupiah selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026. Jumlah tersebut meningkat 39 persen dibandingkan realisasi Ramadan tahun 2025.

Kepala Perwakilan BI Sulteng, Muhammad Irfan Sukarna, menyatakan bahwa persiapan ini dilakukan agar uang tunai tersedia dalam jumlah cukup, pecahan sesuai kebutuhan, tepat waktu, serta dalam kondisi layak edar bagi masyarakat.

“Tahun ini kami menyiapkan uang rupiah sebesar Rp2,86 triliun atau meningkat 39 persen dibandingkan Ramadan 2025,” kata Irfan saat membuka program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 serta Gebyar Ramadan Sulteng di Masjid Raya Baitul Khairaat, Kota Palu, Rabu (18/2/2026).

Secara nasional, kebutuhan uang tunai pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 diproyeksikan mencapai Rp186 triliun, tumbuh 15,1 persen dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI/Polri, dan pegawai swasta, tradisi berbagi masyarakat, pencairan bantuan sosial, serta lonjakan aktivitas ekonomi dan kemungkinan penambahan hari libur.

BACA JUGA :  Awan Tebal, Hilal Terpantau Pada Ketinggian 1 Derajat

Untuk memudahkan akses masyarakat, BI Sulteng menyelenggarakan sejumlah layanan penukaran uang dalam program SERAMBI 2026, antara lain, 11 kali layanan kas keliling di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong , layanan peduli mudik di Pelabuhan Donggala dan 26 titik penukaran uang di berbagai kabupaten/kota, termasuk Palu, Tolitoli, Poso, Bungku, Luwuk, hingga Pasangkayu.

Layanan tersebut melibatkan 22 bank dengan total 52 frekuensi layanan, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Proses penukaran dioptimalkan melalui aplikasi PINTAR agar berjalan tertib, merata, dan transparan.

Seluruh layanan penukaran uang dalam SERAMBI 2026 berlangsung mulai 18 Februari hingga 13 Maret 2026, dengan target menjangkau lebih dari 16 ribu penukar dua kali lipat capaian Ramadan 2025.

BACA JUGA :  Vale Bagikan Ribuan Paket Sembako Bagi Kaum Dhuafa

Selain itu, BI Sulteng juga menggelar Gebyar Ramadan 1447 H dari 28 Februari hingga 8 Maret 2026, dengan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 13 Februari 2026. Program ini mengintegrasikan tiga pilar pengembangan ekonomi syariah:

1. Pemberdayaan ekonomi syariah melalui Halal Value Chain, dengan membuka akses pasar bagi UMKM binaan dari Palu, Sigi, dan Donggala  

2. Penguatan keuangan syariah melalui perluasan pembiayaan syariah bagi UMKM serta akselerasi digitalisasi ZISWAF  

3. Peningkatan literasi dan inklusi ekonomi syariah, termasuk penguatan halal lifestyle melalui berbagai kompetisi kreatif, dakwah, konten, adzan, serta Sharia Youth Competition (SYC)  

Rangkaian kegiatan juga mencakup Tablig Akbar, seminar perluasan ZISWAF, dan sosialisasi ekonomi syariah guna membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berdaya saing di Sulawesi Tengah.

Irfan berharap kegiatan ini dapat menjaga stabilitas sistem pembayaran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Polres Sigi Tangkap Pemuda, Temukan 36 Paket Sabu di Kamar Tidur

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga stabilitas sistem pembayaran dan pertumbuhan ekonomi daerah yang penuh berkah,” ujarnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulteng, Rudi Dewanto, mengapresiasi langkah BI Sulteng dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa dan Lebaran.

“Setiap momen Ramadan dan Idul Fitri, kebutuhan uang tunai meningkat seiring tingginya aktivitas ekonomi, sosial maupun keagamaan. Kehadiran SERAMBI menjadi sangat strategis, tidak hanya menjamin kelancaran transaksi ekonomi tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rupiah,” tegas Rudi.

Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan penukaran resmi yang disediakan BI dan perbankan untuk menghindari risiko uang palsu atau tidak layak edar. Informasi lengkap mengenai jadwal dan lokasi layanan dapat diakses melalui kanal resmi Bank Indonesia Sulteng atau aplikasi PINTAR.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *