Warga Poso Temukan Senjata Api Rakitan Saat Gali Tanah

waktu baca 2 menit
Senjata api rakitan yang ditemukan warga di Kabupaten Poso. (Foto : Humas Satgas Madago Raya).

Diksi.net, Poso – Warga Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, dikejutkan dengan penemuan satu pucuk senjata api rakitan berkarat saat menggali tanah di halaman rumah, Selasa (28/01/2025) pagi.

Senjata api rakitan tersebut ditemukan oleh seorang warga berinisial R ketika hendak menanam pohon pisang. Sekitar pukul 08.30 WITA, R yang menggali tanah menggunakan linggis tiba-tiba merasakan benturan dengan benda keras. Saat menggali lebih dalam, ia menemukan popor senjata api yang tertanam dalam tanah. Setelah menggali lebih lanjut, R mendapati bagian badan senjata api dalam kondisi berkarat dan tidak terbungkus.

BACA JUGA :  Satgas Madago Raya Libatkan Ponpes Dalam Pencegahan Paham Radikalisme

Mengetahui temuan tersebut, R segera menghubungi pihak berwajib. Pada pukul 13.00 WITA, ia melaporkan temuannya kepada personel Unit 3 Satgas 1 Madago Raya melalui WhatsApp. Tak lama berselang, sekitar pukul 14.00 WITA, tim Satgas tiba di lokasi, melakukan pemeriksaan, dan mengamankan senjata api rakitan tersebut. Senjata itu kemudian dibawa ke Posko Satgas 1 Madago Raya untuk penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Eks Napiter Poso Dukung Satgas Madago Raya Cegah Radikalisme

Kepala Operasi (Kaops) Madago Raya, Kombes Pol. Boy F.S. Samola, membenarkan penemuan tersebut dan mengapresiasi kesigapan warga dalam melaporkan temuan senjata api.

“Kami berterima kasih atas laporan cepat dari warga. Penemuan ini akan kami telusuri lebih lanjut guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah operasi, khususnya Kabupaten Poso,” ujar Kombes Boy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/01/2025).

BACA JUGA :  Eks Napiter Dukung Satgas Madago Raya Ciptakan Kedamaian di Poso

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan dan menyerahkan barang-barang berbahaya seperti senjata api atau bahan peledak kepada aparat setempat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *