Parigi Moutong Menjadi Kabupaten Ke 6 Terpapar PMK

waktu baca 1 menit
Penyemprotan disenfektan dan pemeriksaan kesehatan pada ternak sebelum diberangkatkan. (Foto : Redaksi Diksi).

Diksi.Net, Palu – Parigi Moutong menjadi Kabupaten keenam yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Sulawesi Tengah. sebelumnya, Morowali, Morowali Utara, Poso, Toli-Toli dan Donggala menjadi Kabupaten yang dinyatakan sebagai zona PMK setelah ditemukannya sejumlah ternak positif PMK. 

“setelah dilakukan peninjauan ke lokasi, setidaknya 40 ekor ternak di Kecamatan Moutong terpapar PMK, kemudian Desa Buranga 9 ekor, dan Ampibabo 17 ekor serta satu diantaranya mati,” jelas  Masnuri, Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Parigi Moutong. 

BACA JUGA :  Sulteng Kantongi Kasus PMK, 20 Ribu Vaksin Disediakan

Lebih lanjut, salah satu upaya pemerintah sebagai langkah penanganan PMK adalah dengan memberikan suntikan vaksin, penyemprotan disinfektan di setiap kandang ternak. Selain itu juga, pola makan ternak dan asupan makanan menjadi hal lain yang perlu diperhatikan. 

Untuk saat ini, total jumlah ternak yang ada di Kabupaten Parigi Moutong Berjumlah 3556 ternak, 1500 diantara telah diberikan suntikan vaksin. 

BACA JUGA :  Pemerintah Sulteng Terus Upayakan Penanganan PMK

“Untuk saat ini, ternak yang dinyatakan positif PMK dikandangkan dan diberikan vitamin serta dilakukan penyemprotan disinfektan,” ujarnya. 

Ia juga mengatakan, aktivitas mobilisasi ternak di Kabupaten Parigi Moutong dilakukan pembatasan untuk mengantisipasi virus OMK semakin menyebar. Masyarakat juga dihimbau agar segera melapor ke dinas terkait jika menemukan gejala klinis PMK pada ternak agar segera dilakukan penanganan, jumat (03/02/2023).

BACA JUGA :  Peningkatan Pengawasan Orang Asing untuk Menjaga Keamanan dan Kepatuhan Regulasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *