Kota Palu Raih Predikat Terbaik Kota Pangan Aman dari BPOM

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Palu – Pemerintah Kota Palu berhasil meraih predikat terbaik sebagai Kota Pangan Aman di wilayah kerja Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palu. Penghargaan ini diberikan karena kota tersebut mencatatkan nilai tertinggi dalam penilaian program Kota Pangan Aman tahun ini.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Balai POM Palu, kepada Sekretaris Daerah Kota Palu. Penyerahan berlangsung di sela-sela Forum Konsultasi Publik dan Advokasi Resistensi Antimikroba di aula kantor Balai POM Palu, Kamis (19/2/2026).

BACA JUGA :  Eks Napi Terorisme, Dukung Satgas Ops Madago Raya Cegah Radikalisasi di Poso

Dalam sambutannya, Sekda Irmayanti menyampaikan rasa syukur atas capaian ini, yang ia sebut sebagai “kabar gembira” di awal bulan suci Ramadan 1447 H/2026.

“Alhamdulillah, ini menjadi keberkahan. Penghargaan ini menunjukkan bahwa pangan yang dikonsumsi masyarakat Kota Palu telah melalui proses pengawasan yang baik dan memenuhi standar keamanan,” ujar Irmayanti.

Ia juga mengapresiasi peningkatan status Balai POM Palu menjadi Balai Besar, yang menurutnya memperkuat posisi strategis lembaga tersebut dalam mendukung pemerintah daerah mewujudkan obat dan makanan yang aman serta bermutu tinggi.

BACA JUGA :  Ombudsman Harapkan Gubernur Serahkan Hasil Investigasi ke Pihak Kepolisian dan Kejaksaan

Proses penilaian Kota Pangan Aman melibatkan berbagai sektor dan tahapan ketat, termasuk wawancara Wali Kota dengan sejumlah kementerian terkait. Hasilnya menempatkan Kota Palu di posisi teratas di wilayah kerja BPOM Palu.

Ke depan, Pemerintah Kota Palu bersama Balai POM berkomitmen memperkuat pengawasan pangan, terutama menjelang dan selama Pasar Ramadan. Pengecekan sampel makanan akan diperketat untuk memastikan produk takjil dan hidangan berbuka aman dikonsumsi masyarakat.

BACA JUGA :  Refleksi Kebencanaan dan Etika Liputan di Tengah Patahan

“Sinergi dan pendampingan dari Balai POM akan terus kami perkuat agar upaya mewujudkan keamanan obat dan pangan di Kota Palu semakin optimal dan berkelanjutan,” tambah Sekda.

Prestasi ini menjadi bukti komitmen lintas sektor di Kota Palu dalam menjaga keamanan pangan, sekaligus memberikan jaminan bagi warga bahwa konsumsi sehari-hari telah terlindungi dari risiko bahan berbahaya.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *