Wapres dan Menko Polhukkam Berharap Tidak Ada Kursi Melayang

waktu baca 1 menit
Wakil Presiden RI dan Menko Polhukkam berharap selama pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) tidak ada kursi yang melayang. (Foto : Istimewa).

Diksi.Net, Palu – Wakil Presiden RI dan Menko Polhukkam berharap selama pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) tidak ada kursi yang melayang. 

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengungkapkan Munas ke-11 KAHMI adalah mekanisme organisasi yang strategis, selain itu menjadi struktur kekuasan tertinggi dalam pengambilan keputusan sekaligus sarana konsolidasi seluruh anggota KAHMI. 

BACA JUGA :  Warga Poboya Pertanyakan SHM Yang Terbit di Atas Lahan Garapan Mereka

“Jadikan momen Munas untuk menunjukkan bahwa KAHMI dapat menjadi model demokrasi yang cerdas, santun dan mapan. Jangan ada kursi yang melayang,” ungkap Ma’ruf Amin, Jumat, (25/11/2022). 

Sekaitan dengan hal tersebut, Menko Polhukkam Mahfud MD mengatakan agar KAHMI tidak terpancing karena perbedaan pandangan. 

“Pesannya baik ya, agar KAHMI tidak terpancing akibat berbeda pandangan lalu emosi, berkelahi, berteriak kemudian melempar kursi dan sebagainya,” ungkapnya. 

BACA JUGA :  Prabowo Sebut HMI Organisasi Penting Sejarah Indonesia

Insyaallah KAHMI bisa dewasa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena KAHMI dapat saling mengerti dengan keberagaman. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *