Wali Kota Palu Buka Mini Expo Kampung Dakwah 2026 KPB Sulteng
Diksi.net, Palu – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, secara resmi membuka Mini Expo Kampung Dakwah 2026 yang digelar oleh Komunitas Pemuda Berbudaya (KPB) Sulawesi Tengah. Acara bertema “Perkuat Iman, Tebar Kebaikan Bersama KPB Sulteng” ini dibuka pada Rabu (11/3/2026) di Jalan Kasuari, Kota Palu, dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari sepanjang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengapresiasi inisiatif generasi muda yang semakin kreatif mengisi Ramadan dengan kegiatan positif. Ia mencatat, dalam dua tahun terakhir, hampir seluruh kelurahan di Kota Palu ramai dengan berbagai program dakwah dan keagamaan yang digagas pemuda.
“Dalam beberapa waktu terakhir, khususnya dua tahun terakhir, anak-anak kita terus menunjukkan kreativitas yang positif di bulan suci Ramadan. Hampir di seluruh kelurahan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sangat positif, salah satunya Mini Expo Kampung Dakwah ini,” ujar Hadianto Rasyid.
Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi kreativitas, tetapi juga sarana pembinaan karakter agar pemuda tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, menjaga harkat dan martabat diri serta masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh. Tentunya ini menjadi pemicu bagi anak-anak kita untuk tumbuh menjadi generasi yang menjaga harkat dan martabatnya. Semoga mereka selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya.
Wali kota berharap rangkaian acara Mini Expo Kampung Dakwah tahun kedua ini berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di tengah bulan Ramadan.
“Selamat atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik hingga selesai,” tutup Hadianto Rasyid.
Mini Expo Kampung Dakwah menjadi salah satu kegiatan unggulan pemuda KPB Sulteng untuk meramaikan Ramadan melalui dakwah inklusif, lomba-lomba Islami, serta berbagai aktivitas positif lainnya. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi tradisi baik yang menginspirasi generasi muda di Kota Palu dan Sulawesi Tengah.
