Wagub : Orang Tua Asuh Harus Serius dalam Pendampingan

waktu baca 2 menit
Wakil GUbernur Sulawesi Tengah, Ma'mun Amir. (Foto : Istimewa).

Diksi.net, Palu – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam penanganan stunting tampaknya bukan sekadar isapan jempol. Setelah resmi diluncurkan pada Januari 2024, program “Tangguh Bersinar” menunjukkan hasil positif dengan penurunan angka stunting di Kabupaten Sigi sebesar 10,4 persen, dari 36 persen menjadi 26 persen.

Program Tangguh Bersinar merujuk pada Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor: 400.9.14/24/Bappeda-G.ST/2024 tanggal 23 Januari 2024 tentang Lokasi Sasaran dan Orang Tua Asuh Program Terpadu Percepatan Penurunan Stunting dan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Perangkat Daerah (Tangguh Bersinar) Tahun 2024. Kabupaten Sigi dipilih sebagai proyek percontohan program ini.

BACA JUGA :  KPK Lelang Puluhan Barang Rampasan Korupsi

“Terima kasih kepada semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam penanganan stunting di Kabupaten Sigi,” ucap Wakil Gubernur Ma’mun Amir.

Selanjutnya, Wagub Ma’mun Amir menjelaskan bahwa dengan adanya program ini yang langsung turun ke lapangan dan mengetahui masalah yang ada di lingkup terkecil di tingkat desa/kelurahan hingga keluarga, kemudian dilakukan intervensi secara kolaboratif, maka bukan hal yang mustahil permasalahan stunting bisa diselesaikan.

Menurut Wagub Ma’mun Amir, yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Tengah, penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tugas seluruh pemangku kepentingan yang harus dilakukan secara terpadu.

BACA JUGA :  JATAM Sulteng Pertanyakan Keseriusan Aparat Tangani Kasus dua WNA penambang Ilegal

Ia pun memberikan peringatan kepada stakeholder yang telah diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai orang tua asuh agar lebih serius dalam melaksanakan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting demi terwujudnya keluarga berkualitas yang bebas stunting di Sulawesi Tengah.

Terakhir, Wagub berharap perangkat daerah dan pemangku kepentingan yang terlibat melaporkan segala hambatan dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Hasilnya akan dilaporkan kepada gubernur untuk mendapatkan masukan dan kesimpulan dalam penanganan stunting di Sulawesi Tengah.

BACA JUGA :  Aksi Nyata Lawan Krisis Iklim, ROA dan Tahura Sulteng Tanam 600 Cendana hingga Mangrove

Sementara itu, Kepala Bappeda Christina Sandra Tobondo, selaku Ketua Tim Sekretariat Program Tangguh Bersinar, mengungkapkan bahwa terdapat beberapa BUMN/BUMD yang belum berpartisipasi dalam program ini, antara lain Bank BNI, Bank BSI, dan Bank BTN.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BKKBN Sulawesi Tengah Tenny Calvenny Soriton, Bupati Sigi yang diwakili Kepala Bappeda, para kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, pimpinan perbankan, dan pimpinan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *