Penyaluran Bantuan Untuk Keluarga Stunting dan Kelompok Tani

waktu baca 2 menit
Keluarga stunting di 10 kecamatan Morowali Utara menerima bantuan benih pertanian dari Kementrian Pertanian. Sementara sembilan kelompok tani di Petasia Barat yang lahannya terendam banjir mendapat ganti pembayaran dari Asuransi Jasindo. (Foto : ist).

Diksi.net, Palu – Keluarga stunting di 10 kecamatan Morowali Utara menerima bantuan benih pertanian dari Kementrian Pertanian. Sementara sembilan kelompok tani di Petasia Barat yang lahannya terendam banjir mendapat ganti pembayaran dari Asuransi Jasindo. Penyerahan ini dilakukan disela-sela rembug tani Morowali Utara, Senin (4/9).

Penyerahan secara simbolis bantuan bagi keluarga stunting di Morowali Utara dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa Bau Kecamatan Soyojaya dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek Berdikari Kecamatan Mori Utara oleh Staf Khusus Mentan RI, Yesiah Ery Tamalagi dan Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi.

BACA JUGA :  KPU Kota Palu mendistribusikan Logistik di 16 Kelurahan Sehari Lebih Awal

Sementara Asuransi Jasindo menyerahkan Rp.479 juta kepada sembilan kelompok tani di Desa Togo Kecamatan Petasia Barat yang lahan persawahannya terendam banjir bulan Juni lalu. Kesembilan kelompok tani tersebut menerima ganti rugi yang beragam berdasarkan luas lahan yang terendam banjir.

Penyerahan ini dilakukan Kepala Jasindo Morowali Utara, Bupati Morowali Utara, Staf Khusus Menteri Pertanian, dan sejumlah pembicara lainnya.

BACA JUGA :  KPPBC Musnahkan Barang Milik Negara Jenis BKC HT dan MMEA

BUMN Asuransi Jasindo adalah bentuk perlindungan kepada para petani, peternak dan Nelayan agar  mendapatkan kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan kegiatan mereka sehingga dapat memusatkan perhatian pada pengelolaan usahatani, peternakan dan usaha penangkapan ikan yang lebih baik, lebih aman dan lebih menguntungkan. 

Dalam percakapan terpisah, Staf Khusus Menteri Pertanian mendorong Pemkab morowali Utara untuk mengasuransikan para petani dan nelayan di Morowali Utara yang benar benar terdata dan produktif. Bupati Morowali Utara menyanggupi permintaan tersebut, apalagi pembiayaan ini ditanggung bersama Kementan RI.

BACA JUGA :  Pererat Silaturahmi, 40 Karateka Inkai Sigi Latihan Bersama

“Setiap petani atau nelayan Pemkab hanya membayar 36 ribu dari jumlah keseluruhan per musim tanam karena selebihnya menjadi tanggungan Kementrian Pertanian,” jelas Hendra selaku Kepala Kantor Jasindo Morowali Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *