Pendaftaran Operasi Katarak Gratis di Palu Resmi Ditutup

waktu baca 2 menit
Roa Jaga Roa Palu mengundang warga Sulawesi Tengah untuk berpartisipasi dalam operasi katarak dan pterigium gratis yang akan berlangsung pada 13-14 September 2024 di Palu. (Foto : Istimewa).

Diksi.net, Palu – Pendaftaran operasi katarak dan pterygium gratis di Palu resmi ditutup, karena telah mencapai target pasien yang diharapkan panitia.

“Iya, pendaftaran sudah ditutup. Jadi, kami mohon maaf kalau masih ada yang mendaftar, kami tidak bisa menerima lagi. Sekali lagi kami mohon maaf,” kata panitia bagian pendaftaran Arsharfin, Rabu, 4 September 2024 petang.

Dia mengatakan, pendaftaran calon pasien operasi katarak gratis ditutup, karena panitia akan melakukan pemeriksaan Kesehatan bagi para calon pasien pada Sabtu, 7 September 2024.

BACA JUGA :  434.587 Anak Jadi Target Pemberian IDL di Sulawesi Tengah Untuk Cegah Polio

“Karena panitia sedang menyiapkan teknis pemeriksaan Kesehatan bagi calon pasien, sehingga tidak lagi mengurusi pendaftaran,” kata Arsharfin yang juga Relawan Roa Jaga Roa itu.

Dia mengatakan, pendaftaran telah dibuka sejak tiga bulan lalu. Namun antusias masyarakat untuk mendaftar nanti menjelang hari pelaksanaan.

“Sudah menjadi kebiasaan, masyarakat tidak mau mendaftar di awal pembukaan pendaftaran. Nanti di akhir waktu atau menjelang pelaksanaan operasi, baru orang ramai-ramai mendaftar. Kini tidak bisa lagi, karena pendaftaran telah ditutup,” katanya.

BACA JUGA :  Central Celebes Farm Ikhtiar Peternak dan TNI Jaga Ketahanan Pangan

Sementara itu, pemeriksaan Kesehatan para calon pasien akan dilakukan oleh enam orang tim dokter dari Jakarta. Mereka akan tiba di Palu pada Sabtu pagi.

“Berdasarkan konfirmasi, tim dokter dari Jakarta akan tiba di Palu pada Sabtu, 7 September 2024 pagi, kemudian melakukan pemeriksaan Kesehatan di Youth Center Jalan Pattimura Palu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Jamin Santunan untuk Korban Kecelakaan Bus Pariwisata

Dia berharap, para calon pasien di Palu dan wilayah-wilayah terdekat seperti Sigi, Donggala dan Parigi, agar dapat hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan itu.

“Pemeriksaan Kesehatan itu menjadi penting, karena untuk menentukan seseorang bisa dioperasi atau tidak. Maka kami imbau agar calon pasien bisa hadir sesuai daftar yang telah dibuat di grup WhatsApp khusus calon pasien,” tandas Arsharfin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *