Palu Genjot Inklusi Keuangan dan KUR untuk UMKM

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Palu – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara resmi membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Palu Tahun 2026 di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Selasa (19/5/2026).

Rapat yang dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, perbankan, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu berhasil menetapkan delapan program prioritas TPAKD Kota Palu sepanjang tahun 2026.

Program prioritas tersebut mencakup penguatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM, perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat pesisir, kelompok rentan, serta pelaku usaha sektor informal. Program ini juga menekankan penguatan literasi keuangan dan inklusi keuangan secara menyeluruh.

BACA JUGA :  Tahun Ketiga,Program BanTu untuk Warga Miskin Pemprov Salurkan Rp10 Miliar Jelang Idul Fitri

Imelda Liliana Muhidin menegaskan bahwa TPAKD harus menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Palu.

“Penguatan edukasi keuangan menjadi salah satu prioritas penting yang harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan,” tegas Imelda.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Palu berkomitmen mendorong kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi kerakyatan melalui layanan keuangan yang mudah dijangkau, aman, dan terjangkau. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

BACA JUGA :  ROA Hadirkan Produk Berbasis Kelapa Pada Launching New PLUT

Imelda juga menyoroti perkembangan teknologi keuangan digital sebagai peluang sekaligus tantangan. Ia mendorong agar literasi keuangan digital masyarakat terus ditingkatkan agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital secara bijak dan produktif.

Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah Program Simpanan Pelajar (KEJAR). Program ini bertujuan menanamkan edukasi keuangan sejak usia dini untuk membangun fondasi literasi keuangan generasi mendatang.

BACA JUGA :  Tantangan dan Peluang Pariwisata Sulteng, Dari Infrastruktur Hingga Ekonomi Kreatif

Selain itu, TPAKD juga memasukkan pemantauan dan evaluasi berkala sebagai program tersendiri, menunjukkan komitmen serius untuk memastikan setiap program tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui rapat pleno ini, Imelda berharap seluruh anggota TPAKD dapat memperkuat koordinasi antarlembaga dan menyusun strategi yang terukur serta tepat sasaran.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *