MPA Tidak ada Hubungan dengan Dewan Adat Poboya

waktu baca 2 menit
Dewan Adat Poboya tegaskan tidak memiliki hubungan dengan MPA. (Foto : Redaksi Diksi).

Diksi.net, Palu – Dewan Adat Poboya telah mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan beberapa poin penting yang mencakup pernyataan sikap serta pengumuman struktur organisasi baru mereka.

Dalam konferensi pers yang digelar Jumat 28 Maret 2024, Dewan Adat Poboya menyatakan bahwa tindakan yang diambil oleh Majelis Pemuda Adat (MPA) Poboya, yakni melaporkan kasus ke polisi dan Komnas HAM, tidak dilakukan atas instruksi atau pengetahuan Dewan Adat Poboya.

BACA JUGA :  Yayasan Amal Mutiara Insan Dukung Operasi Madago Raya dalam Cegah Radikalisme di Sigi

Hal ini menyoroti adanya perbedaan pendapat atau perbedaan pendekatan di antara anggota komunitas adat.

“Dewan Adat Poboya mengimbau kepada masyarakat baik di dalam maupun di luar Poboya untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu atau opini yang mungkin disebarkan oleh pihak luar,” kata Abidin Ripa, Ketua Dewan Adat Poboya.

Dia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam masyarakat serta menyelesaikan permasalahan secara damai dan melalui jalur yang sesuai dengan adat istiadat.

BACA JUGA :  Kasus HIV/AIDS di Palu Capai 2.024

Dalam upaya mencari solusi atas permasalahan yang mungkin timbul, Dewan Adat Poboya menyediakan diri untuk menjadi mediasi bagi warga Poboya dan pihak-pihak terkait.

“Kami menekankan pentingnya menggunakan mekanisme mediasi dan musyawarah mufakat yang telah disepakati oleh masyarakat adat,” lanjut Abidin.

Selain itu, Dewan Adat Poboya juga mengumumkan struktur organisasi baru mereka, yang terdiri dari ketua adat, sekretaris, bendahara, serta beberapa anggota Dewan Adat dan Suro Adat.

BACA JUGA :  PT Vale Dukung Pelestarian Budaya Lokal Melalui Roadshow Kebudayaan 2024

Turut hadir dalam konferensi per situ Sekretaris Dewan Adat Poboya Herman Pandejori, bendahara Arsid Lanusu serta sejumlah Pila-pila nu Adat diantaranya, Mislan, Anosi, Husna, Lutupi, Arman, serta Suro Adat Arfan, Lutfin.

Dewan Adat Poboya berharap dapat memberikan kejelasan dan keterbukaan kepada masyarakat serta menegaskan komitmennya untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan di wilayah Poboya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *