Mantan Anggota Terorisme Kini Fokus Bertani dan Mendukung Keamanan di Poso
Diksi.net, Poso – Imran alias Abi Syaiful, yang berdomisili di Dusun Ratalemba Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, kini menjalani hidup yang berbeda bersama istri dan anaknya. Mantan anggota kelompok teroris MIT Poso ini pernah menjadi buronan Polda Sulawesi Tengah karena terlibat dalam beberapa tindak pidana terorisme. Pada Minggu, 2 Februari 2013, ia menyerahkan diri kepada kepolisian dan menjalani hukuman hingga bebas pada tahun 2016.
Setelah menjalani hukuman, Imran memutuskan untuk mengubah jalan hidupnya. Kini, ia fokus pada aktivitas berkebun, khususnya bertani cengkeh di kebun miliknya. Hasil dari kebun tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Keputusan untuk tidak lagi terlibat dalam kegiatan terorisme diperkuat dengan dukungannya terhadap program pemerintah dan upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Poso.
Imran berkomitmen untuk selalu mendukung kebijakan dan program pemerintah dalam membangun Kabupaten Poso yang saat ini sudah aman. Ia juga aktif membantu kepolisian dalam menjaga dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut. Imran secara khusus terlibat dalam kegiatan pencegahan berkembangnya pemahaman radikal, intoleran, dan terorisme di Kabupaten Poso.
Perubahan hidup Imran dari seorang teroris menjadi seorang petani yang mendukung perdamaian menunjukkan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah dan berkontribusi positif bagi masyarakat.



