Literasi Keuangan Syariah Naik , Dana Tersalur Rp6,86 Triliun

waktu baca 3 menit

Diksi.net, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menutup Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 dengan capaian yang menggembirakan. Program ini berhasil memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui sinergi lintas pemangku kepentingan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan hal tersebut dalam acara penutupan yang digelar di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta, Kamis (2 April 2026). Acara turut dihadiri Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Koperasi RI sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono, serta Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono.

“Fondasi ekonomi dan keuangan syariah yang sudah baik ini menjadi kekuatan kita bagi perekonomian Indonesia. Potensi demografis, sosial, dan ekonomi masyarakat yang didukung populasi muslim sebanyak 244,7 juta orang sungguh luar biasa,” ujar Friderica dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Ahmad Ali Kembalikan Formulir, PKB Sodorkan Sejumlah Nama Untuk Dampingi di Pilkada 2024

Menurut Friderica, OJK terus mendorong sektor jasa keuangan syariah agar berkontribusi pada Asta Cita pemerintah melalui pembiayaan syariah yang inklusif bagi UMKM, pembentukan generasi sehat dan produktif, serta pengentasan kemiskinan.

Sepanjang pelaksanaan GERAK Syariah 2026, tercatat 1.283 kegiatan literasi, 459 kegiatan inklusi, dan 890 kegiatan sosial. Jumlah peserta edukasi mencapai 8.350.391 orang, meningkat 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi kinerja keuangan, penghimpunan dana syariah mencapai Rp6,83 triliun dan penyaluran dana mencapai Rp6,86 triliun, keduanya tumbuh pesat. Sementara itu, program sosial berhasil menjangkau 266.421 penerima manfaat dengan dana tersalur Rp86,2 miliar—naik signifikan dari tahun lalu yang hanya Rp30,75 miliar untuk 158.203 penerima.

BACA JUGA :  OJK Longgarkan SLIK, Catatan Kredit di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul

Kepala Eksekutif OJK Dicky Kartikoyono menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari semangat kolaborasi.

“Dengan bergerak bersama, upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah dapat tumbuh lebih pesat, menjangkau masyarakat lebih luas, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam acara yang sama, OJK bersama Kementerian Agama meluncurkan Buku Saku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA) 2026. Buku ini menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk mengelola keuangan sehari-hari dengan nilai-nilai agama yang relevan, termasuk keuangan syariah.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan, meski populasi muslim Indonesia mencapai 244 juta jiwa, perilaku ekonomi syariah baru mencapai 7,6 persen—masih jauh di bawah Malaysia yang sudah 67 persen.

“Jadi mestinya peningkatannya jauh lebih tinggi. Tapi saya lihat ada kurva naik, dan ini apresiasi saya kepada Ibu Kiki (Friderica),” ujar Nasaruddin.

BACA JUGA :  Kawasan Silabeta dan Pasar Inpres Ditarget Rampung 2027

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menambahkan bahwa keuangan syariah harus terus tumbuh berdampingan dengan ekonomi riil, khususnya UMKM dan industri halal. Ia berharap kolaborasi MES dan OJK semakin diperkuat melalui program berkelanjutan.

Friderica berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama Ramadan dapat berlanjut sepanjang tahun. Melalui GERAK Syariah dan peluncuran Buku ESA, OJK menegaskan komitmennya memperluas akses keuangan syariah yang universal, memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

Turut hadir dalam acara tersebut Deputi Komisioner OJK Rizal Ramadhani dan Deden Firman Hendarsyah, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag H. Abu Rokhmad, Ketua Badan Pelaksana Harian DSN-MUI K.H. Cholil Nafis, serta perwakilan KNEKS, IAEI, dan MES.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *