Kolaborasi untuk Lindungi Keanekaragaman Wallacea

waktu baca 2 menit
Aksi penanaman pohon di tengah hujan deras menandai peresmian gedung penunjang Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) Wilayah XVI Palu. (Foto : Ist).

Diksi.net, Palu – Aksi penanaman pohon di tengah hujan deras menandai peresmian gedung penunjang Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) Wilayah XVI Palu pada Senin siang (30/9/2024). 

Acara ini dihadiri oleh Pj. Gubernur Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Energi, Prof. Haruni Krisnawati, serta sejumlah kepala satuan kerja lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Sulawesi Tengah.

Gedung penunjang yang baru diresmikan ini diharapkan akan memperkuat tugas pokok BPKHTL Palu, terutama dalam meningkatkan koordinasi lintas lembaga terkait kehutanan dan tata lingkungan di wilayah Sulawesi Tengah.

BACA JUGA :  Pasar Ramadhan 1446 H Resmi Dibuka di Palu, UMKM dan Transaksi Non-Tunai Jadi Sorotan

“Kami berharap dengan adanya gedung ini, pelayanan publik terkait kehutanan dan lingkungan hidup di Sulawesi Tengah dapat lebih ditingkatkan,” ujar Pj. Gubernur Novalina dalam sambutannya.

Novalina juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BPKHTL Palu dan pemerintah daerah dalam melindungi keanekaragaman hayati Wallacea yang unik, sekaligus mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat lokal.

“Kami berharap pengelolaan ini dapat dilakukan secara efektif, tidak hanya melindungi keanekaragaman hayati, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bank Sulteng Resmikan KCP Tambarana, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Poso

Staf Ahli Menteri KLHK, Prof. Haruni Krisnawati, turut menyoroti pentingnya gedung penunjang ini sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, sekaligus pusat inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan di masa depan.

“Dengan terwujudnya hutan yang lestari dan lingkungan berkelanjutan, kita menyiapkan landasan penting menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Haruni.

Pada kesempatan yang sama, Haruni juga menyampaikan bahwa Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya Bakar, secara serentak meresmikan empat gedung BPKHTL di berbagai wilayah, yaitu di Palu, Banda Aceh, Pekanbaru, dan Kendari. Ia berharap gedung-gedung ini akan menjadi rumah kolaborasi untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik.

BACA JUGA :  Polres Banggai Ungkap 18 Tersangka Kasus Narkoba, Sita 211,64 Gram Sabu

Kepala BPKHTL Wilayah XVI Palu, Victor Werante Lembang, menjelaskan bahwa gedung baru ini dibangun sejak September 2023 dan selesai pada Agustus 2024. Gedung tersebut akan digunakan sebagai ruang rapat, tempat pengelolaan arsip, serta pusat Sistem Informasi Geografis (SIG).

“Kami sangat berterima kasih atas hadirnya gedung baru ini, yang akan mendukung berbagai kegiatan BPKHTL secara kolaboratif demi terwujudnya hutan yang mantap dan lingkungan yang berkelanjutan,” pungkas Victor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *