Kolaborasi Tiga Lembaga untuk Keselamatan Perjalanan Nataru 2024

waktu baca 2 menit
Jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan, dan Polri memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat dalam perjalanan.

Diksi.net, Jakarta – Jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan, dan Polri memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat dalam perjalanan. Hal ini ditandai dengan survei kesiapan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Lampung, pada Jumat (13/12/2024).

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, mengungkapkan komitmen lembaganya dalam mendukung pengelolaan perjalanan Nataru.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Kami juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan keperluan perjalanan dan mematuhi aturan keselamatan,” kata Harwan.

BACA JUGA :  Kementan RI Dorong Pemda Sigi Tuntaskan ASF dan PMK

Ia menambahkan pentingnya menyebarkan informasi terkini terkait situasi pelabuhan dan jalan menuju pelabuhan. “Informasi ini harus diketahui masyarakat melalui media televisi, online, atau media sosial agar mereka dapat mengantisipasi risiko perjalanan,” ujarnya.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menyatakan bahwa pemerintah telah mengevaluasi pelaksanaan Nataru sebelumnya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik tahun ini. “Kami berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Selain itu, kami juga telah mengantisipasi potensi bencana seperti longsor, banjir, hingga cuaca buruk,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dengan Kolaborasi Bersama diHarapkan Mampu Turunkan Stunting

Suntana mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum bepergian. “Bagi pengguna kendaraan umum, pastikan armada telah lolos pemeriksaan dengan stiker ramp check. Hindari membeli tiket dari calo, gunakan fasilitas pembelian resmi secara online,” tambahnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, optimistis pengelolaan arus mudik dan wisata Nataru tahun ini akan lebih baik. “Kami telah melakukan simulasi Tactical Floor Game (TFG) untuk mengantisipasi skenario terburuk. Selain itu, strategi delaying system dengan buffer zone telah disiapkan untuk menampung kendaraan jika kapasitas pelabuhan penuh,” jelasnya.

BACA JUGA :  Hasil Petani Kolaka Binaaan PT Vale IGP Pomalaa Melimpah

Survei kesiapan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Banten, jajaran Kementerian Perhubungan, Dirut PT ASDP, Direktur PELNI, dan Dirlantas Polda Banten serta Lampung. Kolaborasi antarinstansi ini diharapkan dapat memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama Nataru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *