Galang Apriyansyah Dukung Satgas Madago Raya Cegah Paham Radikal

waktu baca 2 menit
Galang Apriyansyah. (foto : ist).

Diksi.net, Poso – Galang Apriyansyah, mantan narapidana (eks napi) kasus terorisme di Poso, kini bertransformasi menjadi agen perubahan. Setelah menyesali keterlibatannya dengan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Poso, ia aktif mendukung Satgas Ops Madago Raya dalam mencegah penyebaran paham radikal dan menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Poso Kota.

Galang, warga Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, ditangkap pada 12 Juni 2022. Ia terbukti terlibat dalam tindak pidana terorisme bersama JAD Poso. Setelah menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan, Galang kini tinggal bersama ibunya di alamat yang sama, menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia. Sebagai anak sulung, ia fokus membantu ekonomi rumah tangga.

BACA JUGA :  Ratusan Warga Antusias Ikuti Operasi Katarak Gratis di Palu, Target 500 Peserta

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Galang bekerja sebagai kurir di salah satu perusahaan jasa pengiriman barang online di Poso. Pekerjaan ini menjadi langkah awal reintegrasinya ke masyarakat pasca-bebas.

“Saya sangat menyesali perbuatan masa lalu. Bergabung dengan JAD Poso adalah kesalahan besar yang melawan hukum, hanya merugikan diri sendiri dan keluarga,” ujar Galang dalam wawancara eksklusif.

BACA JUGA :  Dari Tentena untuk Indonesia, Adnan Arsal Sosok Panglima Damai

Pengalaman di balik jeruji besi memberinya banyak pelajaran berharga. “Saya tidak ingin mengulangi kesalahan itu. Kini, prioritas saya adalah mencari pekerjaan stabil dan mendukung keluarga,” tambahnya.

Komitmen Galang tak berhenti pada dirinya sendiri. Ia secara aktif mendukung Kepolisian, khususnya Satgas Madago Raya, dalam upaya pencegahan radikalisme. “Saya siap membantu pendekatan kepada teman-teman eks napiter. Bersama, kita cegah berkembangnya paham radikal, intoleran, dan terorisme, terutama di Kecamatan Poso Kota,” tegasnya.

BACA JUGA :  Transformasi Umat melalui Dakwah, Pendidikan, dan Kemanusiaan

Kisah Galang menjadi inspirasi deradikalisasi di Poso. Dari pelaku terorisme menjadi pendukung perdamaian, ia membuktikan bahwa perubahan positif mungkin terjadi melalui penyesalan tulus dan aksi nyata.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *