Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Evaluasi OPD Sulteng

waktu baca 2 menit
kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengendalian Seluruh Jenis Belanja serta Pemenuhan Aspek Efektivitas, Efisiensi, dan Sumber Pendanaan Belanja pada APBD T.A 2025. (Foto : Biro Adpim Pemprov Sulteng).

Diksi.net, Palu – Efisiensi anggaran kini menjadi indikator utama dalam mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, selain tingkat serapan anggaran. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas fiskal daerah dan memastikan APBD tetap sehat hingga akhir tahun 2025.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, menegaskan pentingnya pengendalian belanja dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengendalian Seluruh Jenis Belanja serta Pemenuhan Aspek Efektivitas, Efisiensi, dan Sumber Pendanaan Belanja pada APBD T.A 2025. Acara ini berlangsung di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulteng pada Kamis, 3 Juli 2025.

BACA JUGA :  Kakanwil DJPb Sulteng Ikuti Rapat Pembahasan RAPBD Tahun 2024

“Kita harus memilih dan memilah skala prioritas,” ujar Sekprov Novalina. Ia menginstruksikan OPD untuk menekan pengeluaran yang tidak signifikan, seperti rapat koordinasi, konsultasi, dan sosialisasi yang dapat digantikan dengan media komunikasi virtual seperti Zoom. “Optimalkan IT untuk koordinasi dan konsultasi,” tambahnya sebagai solusi efisien.

Novalina juga menekankan pengendalian ketat terhadap perjalanan dinas. Setiap pejabat eselon II wajib mendapat persetujuan dari gubernur dan sekprov sebelum melakukan perjalanan dinas. “Kalau tidak urgen, tidak usah dilakukan,” tegasnya, memastikan hanya perjalanan yang benar-benar penting yang dilaksanakan.

BACA JUGA :  Iwwadh, Tradisi Lebaran Keturunan Arab di Palu yang Kian Inklusif

Pengendalian belanja ini diyakini mampu menciptakan keseimbangan harmonis antara pendapatan dan pengeluaran daerah, sehingga mencegah defisit anggaran. Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga kesehatan fiskal provinsi di tengah dinamika ekonomi.

FGD tersebut dihadiri oleh pejabat administrator dan pengawas dari seluruh OPD lingkup Pemprov Sulteng. Turut mendampingi Sekprov, Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Sulteng, Dr. Rudi Dewanto, S.E., M.M. Acara ini menjadi wujud komitmen Pemprov Sulteng untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan anggaran demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Banjir Landa Tiga Kecamatan Dataran Toili, Polisi Terjun Evakuasi Warga Terdampak
Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *