Dorong Digitalisasi Daerah Bank Sulteng dan Pemkab Poso Teken Kerjasama SP2D Online

waktu baca 2 menit
Direktur Bank Sulteng dan Setkab Poso tandatangani Perjanjian Kerjasama. (foto : Humas Bank Sulteng).

Diksi.net, Poso – Bank Sulteng mengukuhkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital keuangan daerah melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso pada Selasa (30/7/2025) di Kota Poso. Langkah ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis teknologi di Sulawesi Tengah.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank Sulteng, Ramiyatie, dan Sekretaris Daerah Pemkab Poso, Heningsih Tampa, yang mewakili pemerintah daerah. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Sistem Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Daerah (SP2D) Online melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI), yang sebelumnya telah disepakati pada 17 April 2025 di Jakarta.

BACA JUGA :  Perempuan di Sigi Diberi Pelatihan Buat Pupuk Organik dan Telur Asin Oleh LPPM Untad

Kerjasama ini mencakup dua poin utama yaitu Implementasi SP2D Online via SIPD-RI dan Pemungutan dan Pembayaran Pajak serta Retribusi Daerah Secara Online.

“SP2D Online dan SIPD-RI adalah langkah awal menuju pengelolaan keuangan daerah yang modern. Bank Sulteng siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dengan layanan perbankan inovatif,” ujar Ramiyatie.

Ramiyatie juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah yang telah berkomitmen pada digitalisasi. “Inisiatif ini sejalan dengan reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital,” tambahnya.

BACA JUGA :  Gubernur Sulteng Dorong Reformasi Perizinan: Transparan, Cepat, dan Ramah Investasi

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Pemkab Poso, serta Pimpinan Cabang PT Bank Sulteng Poso, menegaskan kolaborasi lintas instansi untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih efisien.

Dengan SP2D Online, proses pengelolaan anggaran menjadi lebih cepat dan akuntabel, sementara pembayaran pajak online memudahkan masyarakat. Kerjasama ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik.

BACA JUGA :  Ketua Fraksi PKS DPRD Palu Dukung Polresta Sosialisasikan Bahaya Tambang Ilegal
Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *