BI Sulteng Gelar Refreshment Surveyor, Perkuat Kolaborasi Data untuk Stabilitas Ekonomi Daerah

waktu baca 2 menit
Bank Indonesia Sulawesi Tengah menggelar Refreshment Surveyor 2025 bersama mitra survei, FORJUBIST, dan TPID Banggai guna meningkatkan akurasi data dan memperkuat sinergi dalam mendukung kebijakan ekonomi daerah. (Foto : Andi Syaifullah).

Diksi.net, Palu– Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Refreshment Surveyor pada 28–29 April 2025 sebagai upaya meningkatkan kompetensi surveyor dan akurasi data survei yang menjadi dasar asesmen serta penyusunan rekomendasi kebijakan ekonomi di daerah.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan lembaga survei mitra Bank Indonesia, tetapi juga menggandeng Forum Jurnalis Bank Indonesia Sulawesi Tengah (FORJUBIST) serta perwakilan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banggai. 

BACA JUGA :  Laskar Rupiah 2025, Ajang Edukasi Keuangan untuk Generasi Muda

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat kapabilitas survei di lapangan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Miftachul Choiri, dalam sambutannya menekankan pentingnya penyegaran metodologi dan etika survei demi menjaga kualitas dan integritas data.

“Kegiatan ini bertujuan memperbarui pemahaman surveyor terkait metodologi, standar operasional, dan prinsip etika. Selain itu, forum ini membuka ruang diskusi mengenai tantangan survei lapangan di tengah dinamika sosial-ekonomi yang terus berkembang,” jelas Miftachul, selasa (29/04/2025).

BACA JUGA :  Belanja Perpajakan 2021 Dukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi

Selain dari internal BI, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, yang membahas proses pengumpulan data serta mekanisme penghitungan inflasi. Sementara itu, kehadiran MarkPlus Inc turut memperkuat wawasan peserta mengenai pelaksanaan survei berbasis profesionalisme dan integritas.

Miftachul juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Bank Indonesia dalam mendukung stabilitas ekonomi melalui penyediaan data yang kredibel.

BACA JUGA :  Pakaian Bekas Impor Matikan Industri Kreatif Lokal

“Kami terus mendorong peningkatan kualitas survei, dan yang lebih penting lagi, mempererat kerja sama antara surveyor, jurnalis, dan pemerintah daerah sebagai fondasi kebijakan yang tepat sasaran,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *