Anwar Hafid Canangkan Program BERANI Bedah Rumah, Sasar Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

waktu baca 2 menit
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, saat mencanangkan program Berani Bedah Rumah sebagai solusi pengentasan kemiskinan ekstrim. (foto : Biro Adpim Sulteng).

Diksi.net, Donggala – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi mencanangkan Program BERANI Bedah Rumah di Desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Minggu (12/4/2026).

Program ini merupakan upaya percepatan pengentasan kemiskinan melalui perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Sebagai langkah awal, Pemprov Sulawesi Tengah membangun kembali rumah milik Hasima (72), warga setempat, agar menjadi lebih layak, aman, dan sehat.

“Program ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga Sulawesi Tengah memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat,” tegas Gubernur Anwar Hafid saat pencanangan.

BACA JUGA :  Diskusi Orang Muda: Krisis Iklim, Deforestasi dan Hilangnya Budaya Luhur

Anwar Hafid menambahkan bahwa rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup keluarga.

“Rumah adalah tempat tumbuhnya harapan dan ruang bagi keluarga untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Program BERANI Bedah Rumah juga mulai dilaksanakan di sejumlah daerah lain, seperti Toli-Toli, Buol, dan Tojo Una-Una. Pemerintah provinsi menargetkan pemerataan pembangunan yang berbasis pada kebutuhan dasar masyarakat.

BACA JUGA :  Gubernur Sulteng Serahkan Sapi Kurban dari Presiden Jokowi untuk Masyarakat

Gubernur mengakui masih banyak warga Sulawesi Tengah yang tinggal di hunian tidak layak huni. Oleh karena itu, program ini dirancang sebagai solusi konkret yang langsung menyentuh kebutuhan dasar.

“Kami tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Program ini hadir agar perubahan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Anwar Hafid menjelaskan bahwa BERANI Bedah Rumah merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah mewujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan, sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem.

BACA JUGA :  Asisten II Pimpin Rapat Persiapan Selat Makassar Summit 2024

“Melalui program ini, kami berharap kualitas hidup masyarakat meningkat baik dari aspek kesehatan, kenyamanan, maupun produktivitas keluarga. Anak-anak bisa belajar dengan tenang, keluarga hidup lebih layak, dan masa depan dapat ditatap dengan optimis,” pungkas Gubernur.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *