AMSI : AI Tantangan Baru Bagi Media

waktu baca 2 menit
Dengan adanya AI kata Wenslaus Manggut, fokus utama dan isu-isu terkait hak penerbit dapat berubah. Sehingga kehadiran platform-platform baru ini, kata Wenslaus, sedang mengganggu ekosistem media konvensional. (Foto : ist).

Diksi.net, Bandung – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) secara resmi menggelar Indonesia Digital Conference (IDC) 2023 di Bandung, Jawa Barat Selasa (22/8/2023).

IDC 2023 dengan tema Artificial Intelligence (AI) for Business Transformation ini dibuka oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamen Kominfo) Nezar Patria.

Ketua Umum AMSI, Wenslaus Manggut, menyatakan teknologi kecerdasan buatan (AI) merupakan tantangan besar bagi hak penerbit. 

Dengan adanya AI kata Wenslaus Manggut, fokus utama dan isu-isu terkait hak penerbit dapat berubah. Sehingga kehadiran platform-platform baru ini, kata Wenslaus, sedang mengganggu ekosistem media konvensional.

BACA JUGA :  Peserta Pemilu dan Media diharapkan Tidak Memasang Iklan di Luar Kampanye

“Konvensional media tampaknya terus diganggu gugat oleh kehadiran platform baru seiring dengan generasi milenial. Sementara platform-platform yang mengganggu tersebut juga tengah diganggu oleh platform baru dengan munculnya generasi Z,” kata  Wenslaus dalam sambutannya.

Wenslaus Manggut menyatakan bahwa teknologi AI membawa peluang yang besar bagi bisnis media. Namun, juga teknologi AI membawa bahaya yang sebanding dengan peluang tersebut.

BACA JUGA :  AJI Tunjuk Batam dan Tanjungpinang sebagai Tuan Rumah 2026

“AI memberikan kontribusi luar biasa dalam format namun juga membawa dampak yang signifikan,” jelas Wenslaus Manggut.

Di kalangan penerbit, terdapat kekhawatiran yang muncul. Salah satunya adalah fenomena di mana iklan berpindah ke platform-platform baru, sedangkan penerbit masih berkutat dengan platform lama.

Olehnya itu, kata dia AMSI mendorong agar pemberlakuan hak penerbit (publisher right) segera diatur sebelum kehilangan relevansinya dalam ekosistem media. 

BACA JUGA :  230 Kasus Narkoba Berhasil diungkap Polda Sulteng

“Melihat perkembangan tersebut, saya merasa sudah saatnya pemberlakuan hak penerbit dipercepat. Oleh karena itu, kami telah mengundang Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria, yang juga hadir dalam acara ini. Beliau memiliki pemahaman mendalam mengenai perubahan lanskap media saat ini,” tutur Wenslaus Manggut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *