Yayasan Cahaya Islam Poso Tegas Tolak Radikalisme dan Intoleran

waktu baca 2 menit
YCISM Kabupaten Poso menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya. (Foto : Ist).

Diksi.net, Poso – Yayasan Cahaya Islam Sintuwu Maroso (YCISM) Kabupaten Poso menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya 2025 dalam mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di wilayah Poso. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Yayasan, Ustaz Afif Asy Syuhada, S.Pd.I., MM., saat menerima kunjungan tim Satgas di kantor YCISM, Jalan Pulau Nias, Kelurahan Kayamanya Induk, Kecamatan Poso Kota.

YCISM didirikan pada tahun 2015 dan aktif di bidang dakwah, pendidikan Al-Qur’an, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat. Di bawah yayasan ini, dibentuk dua unit pendukung yaitu Islamic Spirit Bisnis (ISBI) dan Islamic Bantu Ummat (IBU) untuk menunjang pelaksanaan program sosial dan ekonomi berbasis keumatan.

BACA JUGA :  Ponpes Amanah Putra Poso Dukung Satgas Madago Raya Cegah Radikalisme

Salah satu program utama yayasan ini adalah pengelolaan Sekolah Tahfidz Tingkat Dasar (STTD) Ashabul Qur’an Poso, yang fokus mengajarkan hafalan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak dini. Sekolah ini beroperasi layaknya sekolah dasar umum tanpa sistem asrama, di mana siswa datang pada pagi hari dan kembali ke rumah masing-masing siang harinya.

Saat ini, YCISM juga sedang menggalang dana pembangunan Masjid Islamic Center di area sekolah STTD Ashabul Qur’an. Yayasan membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berkontribusi dalam proyek ini.

Ustaz Afif menegaskan bahwa YCISM tidak mendukung penyebaran paham radikal dan intoleran, apalagi yang mengarah pada kekerasan atas nama agama.

BACA JUGA :  Dituding Berpihak, Bawaslu Siap Laporkan Komisioner KPU Sulteng

“Kami ingin anak-anak didik kami kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Mereka harus jauh dari pengaruh paham ekstremisme,” tegas Ustaz Afif.

Dalam kunjungannya, tim Satgas Madago Raya menyampaikan pentingnya membangun komunikasi aktif antara aparat keamanan dan lembaga pendidikan. Satgas juga mengapresiasi YCISM yang secara konsisten mengambil bagian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Poso.

Satgas Madago Raya sendiri terus melakukan pendekatan deradikalisasi secara humanis kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, mantan narapidana terorisme (napiter), dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk menekan penyebaran paham radikal di Poso.

BACA JUGA :  Wali Kota Palu Optimalkan Pendapatan Daerah Melalui Skema Parkir Baru

YCISM pun berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan, khususnya dalam mendukung program pencegahan dan edukasi bahaya paham radikal di lingkungan pendidikan.

Visi YCISM adalah mewujudkan lembaga pendidikan tahfidz Al-Qur’an yang profesional, berkualitas, dan kredibel, serta mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak karimah, mandiri, dan berkarakter Islami.

Situasi kamtibmas di Kabupaten Poso yang semakin kondusif tak lepas dari peran semua pihak, termasuk lembaga pendidikan seperti YCISM, yang secara aktif mendukung agenda deradikalisasi dan penguatan moderasi beragama di wilayah tersebut.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *