Eks Napiter Haswiadi Taher Bangun Kehidupan Baru di Desa Kalora
Diksi.net, Poso — Haswiadi Taher, atau yang akrab disapa Adi Taher, adalah seorang mantan narapidana kasus terorisme yang kini berusaha menjalani kehidupan baru di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso. Sebelum ditangkap karena keterlibatannya dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), ia sehari-hari bekerja sebagai petani kebun kakao di pegunungan Kalora.
Setelah menyelesaikan masa hukumannya, Haswiadi kembali ke kampung halamannya dan melanjutkan aktivitas di kebun kakao milik keluarganya. Kebun tersebut sempat terbengkalai setelah ayahnya meninggal dunia. Namun, perjalanan hidupnya tidak berhenti di situ.
“Saya sempat bekerja di Kabupaten Morowali bersama seorang teman. Tetapi, setelah kontrak kerja selesai, saya kembali ke Desa Kalora karena kondisi kesehatan saya yang menurun hingga harus menjalani operasi di bagian leher. Sejak itu, saya hanya beristirahat di rumah,” ungkap Haswiadi saat ditemui.
Kini, Haswiadi berupaya bangkit meski belum bisa bekerja berat. Ia mengapresiasi kunjungan tim Operasi Madago Raya yang bersilaturahmi dan memberikan dukungan kepadanya. “Saya sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Operasi Madago Raya, yang telah datang untuk berbicara dan menjalin hubungan baik. Semoga silaturahmi ini terus berlanjut,” tuturnya.
Haswiadi juga berbagi kisah keterlibatannya dengan kelompok MIT. Ia mengakui pernah bertindak sebagai kurir dan mengetahui keberadaan kelompok tersebut, yang membuatnya dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Ia menjalani hukuman selama dua tahun tujuh bulan, di Lapas Cibinong dan Nusakambangan, sebelum akhirnya dinyatakan bebas.
Saat ini, Haswiadi berkomitmen mendukung program pemerintah, terutama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Poso. Ia menyatakan siap membantu mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi melalui kegiatan deradikalisasi di masyarakat.
“Mari kita jaga keamanan di Kabupaten Poso. Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang merugikan diri sendiri dan keluarga. Keamanan yang kondusif akan membawa masyarakat lebih aman, tenteram, dan perekonomian yang semakin maju,” pesannya.
Perjuangan Haswiadi Taher untuk bangkit dari masa lalunya menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Ia berharap dapat terus berkontribusi untuk kemajuan Desa Kalora dan Kabupaten Poso secara keseluruhan.



