Deklarasi Di Kabupaten Sigi, Pasangan Anwar Reni Siapkan Program 1000 km Tol Desa
Diksi.net, Sigi – Anwar Hafid soroti Kondisi jalan di Kabupaten Sigi ketika menghadiri Acara Deklarasi Relawan pasangan Anwar – Reni di Desa Bolapapu, Kabupaten Sigi, Rabu (17/7).
Di dean ribuan pendukungnya, Anwar Hafid mengatakan menyebut infrastruktur akses jalan di Kulawi dan Kabupaten Sigi juga masih terbilang buruk. Seperti, banyak jalan yang rusak dan belum dilapisi oleh aspal.
“Saya memiliki cita-cita untuk membangun tol desa sepanjang 1.000 km di Sulawesi Tengah. Hal ini sudah saya buktikan ketika saya menjadi Anggota DPR RI yang membuka jalan ke Seko lewat sini. Sehingga hasilnya, 4 jembatan pun akan dibangun”, tegasnya.
Menurut Anwar Hafid, Kabupaten Sigi adalah salah satu kabupaten yang layak diunggul kan di sektor perkebunan, meski menurutnya masih banyak masalah yang terjadi di masyarakat. Ia berjanji jika terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Tengah, hal prioritair yang akan dilakukan adalah melancarkan program pupuk subsidi yang sudah menjadi polemik di negeri ini. “Saya dengar petani disini banyak yang sulit pupuk karena mahalnya harga. Maka kami berkomitmen untuk penyediaan pupuk”, ujarnya.
Selain itu, mengenai aspirasi masyarakat kulawi mengenai lahan perkebunan, Ia juga berjanji akan berbicara kepada Presiden untuk membuka alih lahan perkebunan rakyat.
Kedatangan Pasangan Anwar Reni dalam acara deklarasi itu disambut meriah oleh masyarakat Kulawi, keduanya juga disambut dengan tarian adat sebagai bentuk penghormatan.
Ketua Panitia kegiatan, Ibu Vera dari Relawan Perempuan Berani menyampaikan bahwa tingginya antusias dan aspirasi masyarakat kulawi yang melakukan penyambutan dengan acara adat yang dianggap sakral adalah bentuk harapan masyarakat agar daerah Kulawi menjadi daerah prioritas yang dimaksimalkan potensinya pada pengembangan sektor perkebunan.
Sementara itu, ketua Ketua DPD PKS Sulawesi Tengah, Ustad Muhammad Wahyudin mengaku yakin program utama pasangan ini akan berjalan pancar karena Solidaritas sosial hanya mampu dibangun oleh pemimpin yang berjiwa sosial dan sudah memiliki bukti. (*)



