Budaya K3 Menjadi Penting Untuk Mendukung Kelangsungan Operasi Pertambangan

waktu baca 2 menit
PT. Citra Palu Minerals (CPM) telah melaksanakan penutupan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2024 dengan melaksanakan apel bersama dengan seluruh departemen yang ada. (Foto : Istimewa).

Diksi.net, Palu – PT. Citra Palu Minerals (CPM) telah melaksanakan penutupan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2024 dengan melaksanakan apel bersama dengan seluruh departemen yang ada.

Apel tersebut berlangsung di kawasan PT CPM di kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kepala Teknik Tambang PT CPM Yan Adriansyah mengatakan, K3 perlu dijadikan sebagai budaya yang diterapkan di area pertambangn dalam melakukan operasi, karena dengan penerapan budaya k3 yang baik maka operasional setiap harinya juga akan menjadi lebih baik.

BACA JUGA :  Apel Siaga Bawaslu Kota Palu Jelang Masa Tenang Pemilu 2024

“Jika di evaluasi selama pelaksanaan bulan k3,tingkat keparahan kecelakaan kerja yang tejadi sepanjang januari dan februari mengalami penurunan. Namun dari segi frekuensi masih cukup signifikan dengan jumlah 10 kasus, tetapi dengan kasus yang minor dan tidak tergolong dalam kecelakaan serius,” ungkap Adriansyah, jumat (16/02/2024).

Lebih lanjut, kata Yan, hal ini akan menjadi catatan penting bagi management perusahaan agar di bulan-bulan selanjutnya hingga akhir tahun, tingkat kecelakaan dapat ditekan. 

BACA JUGA :  Bawaslu Sulteng Harapkan Parpol Turunkan Alat Peraga Secara Mandiri

“Pihak management menekankan tentang Budaya K3 seperti yang dicanangkan oleh pemerintah, untuk menjamin kelangsungan operasional, di sisi lain, kami juga menekankan terhadap aspek pengawasan dan mendorong peran pengawas agar dapat meningkatkan kompetensi, melakukan intervensi, terhadap kondisi tidak aman, maupun tindakan tidak aman yang dilakukan oleh pekerja,” lanjutnya.

Kedepan, sebagai upaya menerapkan budaya K3 dan menekan tingkat terjadinya kecelakaan kerja, management perusahaan akan mulai berbenah dari sisi administrasi dengan melakukan indentifikasi dan melakukan investigasi dengan benar terhadap setiap kecelakaan kerja.

BACA JUGA :  Indonesia Dorong GNB Perkuat Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina

“Hal ini karena dalam laporan sistem investigasi harus dilakukan dengan baik dan benar sehingga laporannya dapat tetap sasaran sesui dengan apa yang dibutuhkan,” ujarnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *