Ketum KONI Pusat Tinjau Stable Equestrian Pertama di Sulteng

waktu baca 2 menit
Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman beserta jajarannya, saat berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah, menyempatkan diri berkunjung ke klub olahraga kuda Equestrian pertama di Sulteng. (Foto : ist).

Diksi.net, Palu – Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman beserta jajarannya, saat berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah, menyempatkan diri berkunjung ke klub olahraga kuda Equestrian pertama di Sulteng.

Klub olahraga Berkuda Equestrian pertama di Sulteng, itu, Kaili Novangga Riding School yang berada di Kompleks Perumahan Petobo Residence, Kota Palu.

Stable itu milik Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulteng Anjas Lamatata.

BACA JUGA :  KPU Kota Palu Targetkan Partisipasi Pemilih 78 persen pada Pilkada 2024

“Semua yang besar dimulai dari hal kecil. Yang terpenting adalah ada yang memulai pembinaan olahraga di Sulteng,” kata Marciano mengapresiasi Anjas, jumat (22/12/2023).

Pada kunjungannya, banyak catatan yang diberikan untuk membangun stable tersebut lebih baik lagi. 

“Kesejahteraan kuda harus diperhatikan, dengan menyediakan beberapa fasilitas yang dibutuhkan,” sebut Marciano memberikan pesan.

Marciano sempat menyaksikan tiga  Atlit Berkuda Putri Sulteng yang sedang latihan.

BACA JUGA :  Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kerja PT ITSS Bertambah

“Untuk atlet usia muda, mereka memiliki bakat yang baik. Kita harus mengantar mereka menjadi juara Equestrian dengan program pembinaan yang baik, kuda yang berkualitas, dan sarana prasarana cukup” ujar Marciano.

Stable pertama Sulteng tersebut memiliki lima ekor kuda, namun hanya tersedia dua kandang yang layak. 

Ketum KONI Pusat berpesan agar jumlah kandang layak ditambah dan bisa menambah jumlah kuda untuk para atlet berlatih. Disarankan menggunakan kuda eks Pacu berusia di atas 5 tahun dari Sulawesi Utara.

BACA JUGA :  Kantor Kelurahan Tondo disegel Masyarakat

Meski begitu, diapresiasi juga semangat Kaili Novangga Stable memenuhi perlengkapan. 

Saddle yang digunakan didatangkan dari Cina berkat dukungan Atase Darat Indonesia Beijing Kolonel Kav I Gede Masa, yang dulu sempat dinas di Sulteng. 

“Kerja saling mendukung tersebut dapat membuat kualitas pembinaan olahraga lebih baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *