Desa Lampo Butuh Dukungan Regulasi Perkuat Kampung Proklim

waktu baca 2 menit
Hasil pembuatan pupuk cair yang digunakan oleh petani. (Foto : Istimewa).

Diksi.Net, Donggala – Kepala Desa Lampo Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala  Provinsi Sulawesi Tengah, Mashuri menyampaikan membutuhkan dukungan regulasi dalam mendukung penguatan dan pengembangan program Kampung Iklim (Proklim). Hal tersebut disampaikannya saat pertemuan dengan Tim Forum DAS di Kantor Desa Lampo.

“Desa kami merupakan desa yang terus mendorong penguatan dan pengembangan kampung proklim melalui mekanisme perhutanan sosial. Olehnya kami juga membutuhkan dukungan percepatan khususnya regulasi yang dapat mendukung penguatan baik dalam bentuk SDM dan dukungan anggaran pendanaan,”ujar Mashuri (16/11/2022). 

BACA JUGA :  Doli Kurnia Ingatkan Forhati Beri Penguatan Untuk Perempuan

Ia juga menambahkan melalui pengelolaan Lembaga Pengelolaan Hutan, Desa Lampo telah melakukan beberapa kegiatan yang mendorong pemberdayaan usaha dan pengelolaan pupuk cair organik. Termasuk menjaga kawasan hutan melalui program penanaman komoditi kopi, durian dan penanaman jenis kayu di sekitar bantaran sungai.

Sementara itu Cepi salah seorang pengurus LPHD Desa Lampo yang didampingi oleh Yayasan Merah Putih mengatakan dibutuhkan dukungan untuk membantu dalam bidang usaha. Sehingga dapat membantu peningkatan pendapatan melalui pengembangan anyaman berbahan netu serta pengembangan pupuk organik cair.

BACA JUGA :  Gubernur Sulteng Rancang Pengadaan Kapal Tangkap Bagi Nelayan

“Pupuk cair organik yang kami produksi masih sebatas digunakan oleh kalangan petani sendiri. Harapannya pupuk cair organik ini dapat digunakan oleh petani lainnya agar menghasilkan produk yang ramah lingkungan,” pintanya.

Terkait hal itu, Dr. Zaiful Kamal dari Forum DAS Sulawesi Tengah menyampaikan dengan berbagai masukan tersebut penting untuk berkolaborasi dengan membangun kemitraan. Semisal dengan lembaga perguruan tinggi termasuk dengan forum DAS serta beberapa lembaga swasta yang dapat turut serta memberikan dukungan. Namun dukungan yang dimaksud tidak sekedar financial akan tetapi peningkatan kapasitas SDM sehingga kedepan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Lampo.

BACA JUGA :  Satgas Madago Raya Gandeng Rumah Qur'an Imam Syafi'i Cegahan Paham Radikalisme

“Masalah dan tantangan yang ada akan mudah dilalui jika proses pembangunannya dilakukan dengan mendorong koloborasi. Selain itu mengintegrasikan program kampung proklim dengan beberapa lembaga, baik pemerintah kabupaten, perguruan tinggi, dan pihak yang memiliki tujuan yang sama,” tegas Zaiful.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *