Makin Aman, Aplikasi Wondr by BNI Kini Bisa Deteksi Telepon Masuk dan Blokir Transaksi

waktu baca 3 menit

Diksi.net, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat ekosistem digitalnya demi memberikan proteksi maksimal bagi nasabah. Melalui aplikasi mobile banking andalannya, wondr by BNI, BNI resmi meluncurkan fitur keamanan mutakhir yang mampu mengunci transaksi secara otomatis ketika ada panggilan telepon masuk ke ponsel pengguna.

Langkah proaktif ini dihadirkan sebagai respons BNI dalam melindungi nasabah dari risiko kejahatan siber finansial, khususnya penipuan berbasis manipulasi psikologis (social engineering) via telepon.

Inovasi sistem keamanan ini dirancang dengan mekanisme yang cerdas namun sangat sederhana bagi pengguna. Sistem akan bekerja secara otomatis di balik layar (background) tanpa perlu diaktivasi secara manual.

Apabila ponsel nasabah menerima panggilan masuk saat sedang membuka aplikasi, wondr by BNI akan langsung mendeteksi aktivitas tersebut, mengunci layar transaksi, dan memunculkan notifikasi khusus “Selesaikan Panggilan Kamu Dulu”.

BACA JUGA :  Razia Gabungan di Lapas dan Rutan Palu

Melalui fitur ini, nasabah dipastikan tidak dapat memproses transfer dana atau melakukan transaksi keuangan apa pun selama komunikasi telepon masih tersambung.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengungkapkan bahwa kehadiran fitur ini merupakan langkah preventif konkret yang diambil perseroan untuk melindungi data dan dana nasabah.

“Fitur ini kami hadirkan sebagai langkah preventif untuk melindungi nasabah dari berbagai modus penipuan yang memanfaatkan komunikasi telepon,” ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/7/2026).

Bukan tanpa alasan fitur ini dikembangkan. Selama ini, salah satu modus penipuan perbankan digital yang paling marak adalah pelaku kejahatan (frauder) yang menghubungi korban dan meminta mereka untuk tetap terhubung di telepon.

BACA JUGA :  Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Afiliasi ISIS di Parimo dan Poso, Salah Satunya Pedagang Buah

Memanfaatkan situasi yang terkesan darurat dan mendesak, pelaku perlahan-lahan mengarahkan korban yang panik untuk melakukan transaksi transfer atau membagikan informasi sensitif seperti:

  • Kode OTP (One-Time Password)
  • PIN Mobile Banking atau ATM
  • Password akun data pribadi

Di sinilah wondr by BNI mengambil peran sebagai “rem otomatis”. Dengan terkuncinya aplikasi selama panggilan berlangsung, nasabah secara tidak langsung dipaksa mendapatkan jeda alami untuk menenangkan diri dan berpikir lebih jernih, sementara pelaku langsung kehilangan celah manipulasinya.

Meski benteng teknologi perbankan terus ditingkatkan, BNI mengingatkan bahwa kesadaran nasabah tetap menjadi faktor kunci pertahanan utama. Okki kembali menegaskan agar masyarakat tidak pernah memberikan data rahasia kepada pihak mana pun, dengan alasan apa pun.

BACA JUGA :  Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk 

“Dengan fitur terbaru ini, wondr dapat membantu nasabah menjaga data pribadi. Kami juga mengimbau nasabah untuk tidak memberikan informasi rahasia kepada pihak mana pun, termasuk yang mengatasnamakan BNI,” tegas Okki.

Inovasi ini sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang dalam perjalanan transformasi digital BNI. Seiring dengan melesatnya aktivitas transaksi finansial masyarakat di tanah air, BNI memastikan setiap kemajuan teknologi layanan selalu diiringi dengan penguatan sistem keamanan yang sepadan demi menghadirkan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi nasabah setianya.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *