Palu Matangkan Studi Kelayakan Elevated Road untuk Dorong Wisata dan UMKM

waktu baca 2 menit
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin. (foto : ist).

Diksi.net, Palu – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara resmi membuka Seminar Akhir Studi Kelayakan Elevated Road untuk Pengembangan UMKM Berbasis Wisata yang digelar di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Palu sebagai bagian dari upaya memperkuat perencanaan pembangunan strategis kota.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan terkait. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Imelda menegaskan bahwa Kota Palu terus tumbuh dan berbenah untuk mewujudkan visinya sebagai Kota Global yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing.

BACA JUGA :  OJK : Industri Jasa Keuangan Sulteng Tetap Stabil

Imelda menekankan pentingnya penyatuan konektivitas, keindahan tata ruang, dan pemberdayaan sektor UMKM sebagai fondasi pembangunan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberadaan elevated road hendaknya tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur penanggulangan bencana, tetapi juga sebagai konektivitas fungsional yang membangun masa depan perkotaan,” ujarnya.

Ia menilai bahwa seminar akhir studi kelayakan ini merupakan langkah strategis untuk memadukan fungsi elevated road sebagai infrastruktur transportasi lingkar dalam yang tangguh bencana serta sebagai koridor wisata dan ruang tumbuh UMKM lokal.

Menurutnya, konsep tersebut merupakan gambaran nyata dari visi Palu sebagai kota yang mengedepankan aksesibilitas, estetika, ketangguhan bencana, dan ekonomi kreatif masyarakat.

BACA JUGA :  Wali Kota Palu Resmikan Rabat Beton dan Naikkan Anggaran Kelurahan Mantap

Sebagai representasi pemerintah daerah, Imelda berharap seminar ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kelayakan teknis, ekonomi, sosial, aspek lingkungan, hingga mitigasi bencana terkait rencana pembangunan elevated road sebagai episentrum baru bagi pengembangan UMKM berbasis wisata di Kota Palu.

“Seminar akhir ini menjadi ruang formal terakhir bagi kita semua untuk memberikan masukan, memperkaya rekomendasi, dan memastikan bahwa setiap rencana pembangunan berpijak pada prinsip partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh peserta berdiskusi secara terbuka dan konstruktif demi menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Palu. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyusun kajian tersebut.

BACA JUGA :  Ajang Kolaborasi dan Pengembangan Kepemimpinan Generasi Muda  

“Semoga hasilnya dapat menjadi pijakan nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, mengembangkan wisata Kota Palu, serta memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Imelda mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan rencana strategis ini, dengan keyakinan bahwa perencanaan yang matang akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Kota Palu di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *