Gubernur Sulteng Rancang Pengadaan Kapal Tangkap Bagi Nelayan

waktu baca 2 menit
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid bahas pengadaan alat tangkap nelayan sebagai kebutuhan rill. (foto : ist).

Diksi.net, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kesejahteraan nelayan melalui program unggulan BERANI Tangkap Banyak.

Salah satu langkah utamanya adalah menggelar pertemuan besar atau sarasehan dengan perwakilan kelompok nelayan dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Program BERANI Tangkap Banyak merupakan bagian dari agenda prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan, sekaligus mengakselerasi pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir.

BACA JUGA :  Ribuan Ternak Terkonfirmasi ASF di Tiga Kabupaten Zona Merah

“Dari sekarang hingga 2029, saya ingin program ini benar-benar berdampak bagi nelayan. Kita harus tahu berapa kelompok nelayan aktif dan berapa kapal tangkap yang dibutuhkan,” ujar Anwar Hafid saat memimpin rapat bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng, Moh. Arif Latjuba, di ruang kerjanya, Sabtu (12/7/2025).

Menurut Anwar, dua kebutuhan utama yang mendesak saat ini adalah kapal pelingkar (purse seine) dan kapal penangkap tuna. Pemerintah Provinsi berencana melakukan pengadaan kapal secara bertahap mulai 2026 hingga lima tahun ke depan.

BACA JUGA :  KM Harapanku Mekar Terbakar di Pelabuhan Rakyat Luwuk, 9 ABK Berhasil Diselamatkan

Namun sebelum proses pengadaan dimulai, Gubernur menekankan pentingnya mendengarkan langsung aspirasi nelayan. Forum konsultatif yang terbuka dan terstruktur akan menjadi wadah untuk menggali kebutuhan riil di lapangan.

“Kita perlu tahu apa yang paling dibutuhkan nelayan kita, jenis armada seperti apa yang cocok, dan pola pendampingan seperti apa yang mereka perlukan. Kalau bisa, forum ini juga melibatkan pihak kementerian dan praktisi perikanan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Akses Masuk Polres Kota Palu di Perketat
Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *