Eks Napiter MIT Poso Beralih Profesi Jadi Driver Gojek

waktu baca 2 menit

Diksi.net, Poso – Seorang mantan narapidana terorisme (napiter) kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Dilan alias Avin alias Alvin Tadung, kini menjalani kehidupan baru sebagai kurir online Gojek. Ia secara terbuka mendukung Satgas Operasi Madago Raya dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme di Kabupaten Poso.

Dilan ditangkap pada 21 Juli 2021 karena keterlibatannya dalam aksi terorisme terkait MIT Poso. Pengadilan Negeri Jakarta Barat memvonisnya 4 tahun 6 bulan penjara, yang dijalani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIB Sentul, Kabupaten Bogor. Ia dibebaskan bersyarat pada 17 Januari 2024 berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor PAS-1908.PK.05.09 Tahun 2023 tertanggal 3 November 2023.

BACA JUGA :  Kantor Kesehatan Pelabuhan Palu Gelar Public Hearing RUU Kesehatan

Kini, Dilan bekerja sebagai driver Gojek dari pagi hingga sore untuk menghidupi keluarga. “Pekerjaan ini saya lakukan setiap hari demi memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya saat ditemui tim di kediamannya di Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso.

Meski masih menjaga komunikasi dengan sesama eks napiter dan simpatisan di wilayah Poso Kota serta Poso Pesisir, belum ada indikasi aktivitas yang mengarah pada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dilan menegaskan penyesalannya atas keterlibatan masa lalu di MIT Poso.

BACA JUGA :  YWAU Poso Dukung Satgas Madago Raya Cegah Paham Radikal dan Intoleran

“Saya sadar apa yang saya lakukan dulu salah dan melawan hukum. Banyak pelajaran berharga selama menjalani hukuman yang merugikan diri sendiri dan keluarga,” katanya. Ia berkomitmen tidak akan mengulangi kesalahan tersebut.

Dilan menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Ops Madago Raya yang bersilaturahmi dengannya. “Semoga komunikasi ini terus terjalin untuk mempererat kerja sama menjaga kamtibmas di Kabupaten Poso,” harapnya.

BACA JUGA :  Nonton Bareng Silat Tani, 40 Tahun Lagi Kita Tidak Punya Petani

Sebagai eks napiter, Dilan aktif mendukung pemerintah dan Polri dalam pengendalian paham radikalisme, terutama yang menyasar generasi milenial dan Z. “Saya ingin kembali bersosialisasi dengan masyarakat dan berkontribusi positif untuk Indonesia,” tambahnya.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap Operasi Madago Raya 2025 untuk pemulihan keamanan di Poso. “Setiap warga negara punya kesempatan berubah menjadi lebih baik dan ikut membangun daerah ini,” tegas Dilan.

Andi Syaifullah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *