Atlet Karate Sulteng Reyva Imelda Sumbang Medali Perunggu

waktu baca 2 menit
Atlet karate asal Sulawesi Tengah, Reyva Imelda Sambenthiro, berhasil menyumbangkan medali perunggu. (Foto : ist).

Diksi.net, Kudus – Atlet karate asal Sulawesi Tengah, Reyva Imelda Sambenthiro, berhasil menyumbangkan medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (23/10/2025).

Bertanding di GOR Kaliputu Djarum, Reyva yang berasal dari perguruan Wadokai turun di nomor kumite +68 kilogram putri. Ia tampil percaya diri meski harus berhadapan dengan sejumlah atlet tangguh dari berbagai provinsi. Berkat teknik dan mental bertanding yang kuat, Reyva berhasil menembus babak akhir dan memastikan diri naik podium untuk meraih medali perunggu.

BACA JUGA :  Bawaslu Sesalkan Pelibatan Anak di Bawah Umur dalam Kampanye Paslon Pilgub Sulteng

Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, mengapresiasi capaian tersebut dan menyebutnya sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga bela diri di daerahnya.

“Kami sangat bangga atas perjuangan Reyva. Medali ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh kontingen Sulteng untuk terus berjuang membawa nama daerah di level nasional,” ujar Fathur Razaq.

BACA JUGA :  Kasus Jual Beli Bayi, Polda Sulteng Amankan 6 Pelaku Lintas Provinsi

Ia menambahkan, KONI Sulawesi Tengah akan terus memberikan dukungan penuh kepada para atlet, baik dalam hal fasilitas latihan, motivasi, maupun pembinaan berkelanjutan, agar prestasi serupa dapat terus berlanjut.

Raihan medali dari cabang olahraga karate ini menambah daftar prestasi kontingen Sulawesi Tengah pada ajang PON Bela Diri Kudus 2025. Semangat juang dan dedikasi para atlet menjadi cerminan tekad Sulteng untuk terus bersinar di panggung olahraga nasional.

BACA JUGA :  Serangkaian Agenda Munas IV Forhati

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *