Menko Pangan Panen Brokoli di Rumah Pangan PNM Kopeng, Dukung Ketahanan Pangan

waktu baca 2 menit
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, aat mengunjungi Rumah Pangan PNM di Kopeng, Jawa Tengah. (foto : ist).

Diksi.net, Kopeng – Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, memuji program pemberdayaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat mengunjungi Rumah Pangan PNM di Kopeng, Jawa Tengah. Dalam kunjungan ini, Menko Pangan meninjau usaha nasabah, panen brokoli, hingga program ayam petelur yang mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Kunjungan Zulkifli Hasan disambut Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, dan Komisaris Utama PNM, Dradjad Hari Wibowo. Rangkaian kegiatan mencakup peninjauan usaha grosir dan ritel nasabah PNM Ultra Mikro (ULaMM), pembibitan sayuran, serta panen brokoli di lahan binaan PNM. Menko Pangan juga menghadiri pertemuan kelompok mingguan (PKM) PNM Mekaar, menyaksikan pendampingan rutin bagi 22,5 juta perempuan prasejahtera di Indonesia.

BACA JUGA :  BPTP Panen Jagung Varietas Jakarin untuk Masyarakat

Program Rumah Pangan PNM, yang selaras dengan Inpres Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, menunjukkan komitmen PNM dalam menyediakan akses permodalan, pendampingan, dan pemberdayaan. 

“PNM tidak hanya memberikan modal, tetapi juga membangun ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi,” ujar Arief Mulyadi.

Kunjungan ditutup dengan peninjauan program ayam petelur di Rumah Pangan PNM. Survei PNM September 2025 menunjukkan program ini meningkatkan gizi keluarga nasabah melalui konsumsi telur yang lebih rutin, sekaligus menambah penghasilan harian Rp50.000–Rp150.000 per bulan. 

BACA JUGA :  Jokowi : Jangan Mengulang Sejarah Ekspor Bahan Mentah

“Saya berterima kasih kepada PNM atas kontribusinya untuk ketahanan pangan di desa. Program ayam petelur ini menjanjikan, apalagi dengan program MBG pemerintah yang menjangkau 82,9 juta penerima,” ungkap Zulkifli Hasan.

Arief Mulyadi menegaskan bahwa PNM akan memperluas program ini untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih besar. “Kami mulai dari kebutuhan keluarga, lingkungan, hingga pasar secara luas. Ini adalah langkah kecil menuju kemandirian ekonomi,” katanya. Program ini menjadi wujud nyata sinergi PNM dengan agenda pemerintah, khususnya Asta Cita nomor 3 tentang penguatan ketahanan pangan berbasis pemberdayaan keluarga dan usaha ultra mikro.

BACA JUGA :  Indonesia Desak DK PBB Ambil Langkah Akhiri Penderitaan Palestina

Melalui #PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM, PNM meyakini bahwa keberlanjutan pemberdayaan tidak berhenti pada modal usaha, tetapi juga pada bagaimana masyarakat memiliki daya tahan pangan dan kemandirian ekonomi yang lebih kuat. 

Kehadiran Menko Pangan RI dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara program PNM yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional. PNM akan terus berkomitmen mendukung Asta Cita pemerintah nomor 3 melalui penguatan ketahanan pangan berbasis pemberdayaan keluarga dan usaha ultra mikro.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *