YWAU Poso Dukung Satgas Madago Raya Cegah Paham Radikal dan Intoleran

waktu baca 2 menit
YWAU Kabupaten Poso secara tegas mendukung Satgas Operasi Madago Raya dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan intoleran.

Diksi.net, Poso – Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (YWAU) Kabupaten Poso secara tegas mendukung Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan intoleran.

Dukungan ini disampaikan langsung saat kunjungan tim Satgas ke kantor yayasan, menekankan komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah yang pernah dilanda konflik SARA.

YWAU Poso, yang didirikan pada 2008 oleh K.H. Muh Adnan Arsal, S.Ag, memiliki legalitas badan hukum melalui Akta Notaris Hj. Sartima Thalib No. 28 tahun 2008. Yayasan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI dengan Nomor AHU-1420.AH.01.02 tahun 2008. Saat ini, dipimpin oleh Ustaz Yusrin Ichtiawan, S.H. sebagai ketua, serta Ustaz Muh. Amin Adnan, S.Sos.I. sebagai sekretaris.

BACA JUGA :  Tim SAR Gabungan Cari Petani Pohon Gaharu yang Tersesat

“Dukungan kami terhadap Satgas Madago Raya adalah kewajiban bersama, terutama dalam menangkal paham intoleran dan radikal sejak dini pada anak-anak,” ujar perwakilan YWAU saat kunjungan Satgas.

YWAU Poso telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Kabupaten Poso. Hal ini memastikan kurikulum selaras dengan standar nasional, dan lembaga pendidikan di bawah naungannya terbuka bagi siapa saja.

BACA JUGA :  Berwisata Sambil Belajar Berkuda, Kaili Novangga Riding School Tempatnya

Ke depan, yayasan berencana membuka perguruan tinggi pada tahun ajaran 2026. Lokasi sementara menggunakan bangunan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir.

Ustaz Muh. Amin Adnan menegaskan, situasi Kabupaten Poso kini semakin aman dan kondusif. “Jangan mudah terprovokasi isu yang merugikan. Kami tolak paham intoleran dan radikal yang pernah mengganggu Kamtibmas, termasuk aksi terorisme di masa lalu,” katanya.

BACA JUGA :  KKI Sulteng Laksanakan Long March dan Ujian Kenaikan Tingkat

Yayasan menekankan pentingnya mengkaji syariat Islam dengan benar, tanpa melawan pemerintah atau mengklaim kebenaran mutlak. “Pencegahan bukan hanya tugas Satgas Madago Raya, tapi kita semua. Kami dukung penuh melalui dakwah dan pendidikan untuk cegah radikalisme di kalangan generasi muda,” tambahnya.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *