Yayasan Lingkar PERDANA Poso Dukung Satgas Madago Raya Tangkal Radikalisme

waktu baca 3 menit

Diksi.net, Poso – Yayasan Lingkar Persaudaraan Nusantara (Lingkar PERDANA) Kabupaten Poso menegaskan komitmennya untuk mendukung Satgas Operasi Madago Raya dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal dan memperkuat keamanan di wilayah Poso. Meski sebagian besar anggotanya merupakan mantan narapidana terorisme (napiter), yayasan ini telah menyatakan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan aktif mengikuti berbagai program deradikalisasi.

Ketua dan pembina yayasan menegaskan bahwa Lingkar PERDANA dibentuk untuk menjadi wadah pembinaan eks napiter agar tidak kembali terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan hukum dan ideologi negara.

Yayasan Lingkar PERDANA telah terdaftar secara resmi di Kesbangpol Kabupaten Poso melalui Nomor: 220/1317/Kesbangpol/2022, serta terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI dengan Nomor: AHU-0017395.AH.01.04 Tahun 2022. Yayasan yang berdiri sejak Agustus 2022 ini terus mendapat pendampingan dari pemerintah daerah dan Kepolisian untuk memastikan seluruh aktivitasnya berjalan terarah dan sesuai koridor NKRI.

BACA JUGA :  Pesantren Hidayatullah Tojo Una-Una Dukung Satgas Madago Raya Cegah Radikalisme

Sebagai wujud komitmen, Lingkar PERDANA aktif mengikuti program deradikalisasi yang dilaksanakan Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil (LPMS) bersama The Habibie Center (THC), serta kegiatan yang digelar aparat Kepolisian. Pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, yayasan ini turut mengirim anggotanya dalam kegiatan bersama Satgas Madago Raya di Lapangan Dusun Ratalemba, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir.

Meskipun belum banyak menjalankan kegiatan sosial, yayasan ini konsisten mengikuti program-program deradikalisasi di Kabupaten Poso sebagai upaya mengubah pola pikir eks napiter ke arah yang lebih moderat dan produktif.

Lingkar PERDANA didirikan oleh Imran alias Imron Labuan alias Abu Zahra bersama eks napiter lainnya, dengan tujuan utama menyediakan ruang pembinaan berkelanjutan. Pembina yayasan, Ambo Batjo alias Ambo alias Thoriq, menyampaikan harapannya agar masyarakat mendukung keberadaan yayasan sebagai bentuk partisipasi dalam mencegah kembali munculnya paham radikal di Poso.

BACA JUGA :  Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

“Kami berharap masyarakat Poso dapat menerima keberadaan yayasan ini. Tujuan kami jelas, yakni membantu rekan-rekan eks napiter agar tidak lagi melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun ideologi NKRI,” ujarnya.

Sebelum berdiri, para pengurus yayasan lebih dulu menjalin komunikasi dengan Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan TNI. Kini yayasan terus membuka ruang silaturahmi dengan berbagai pihak, termasuk Satgas Madago Raya. Pengurus juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan berupa semen dari Satgas.

“Kami selalu terbuka untuk siapa pun yang ingin bersilaturahmi. Kami siap bekerja sama membantu Satgas Madago Raya menjaga keamanan wilayah Poso dan menolak segala bentuk pemahaman intoleran maupun radikal,” ujar pengurus yayasan.

BACA JUGA :  Transformasi Umat melalui Dakwah, Pendidikan, dan Kemanusiaan

Yayasan Lingkar PERDANA mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mendukung upaya Kepolisian dan Satgas Madago Raya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang semakin kondusif. Menurut pengurus, keamanan yang stabil akan berdampak langsung pada peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Poso.

“Jika Poso aman, masyarakatlah yang paling merasakan manfaatnya. Pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera,” tegas perwakilan yayasan.

Lingkar PERDANA juga memastikan kesediaannya bersinergi dengan pemerintah, Kepolisian, serta LPMS dan The Habibie Center dalam berbagai kegiatan pencegahan radikalisme. Komitmen ini diharapkan memperkuat upaya deradikalisasi serta mencegah terulangnya tindakan terorisme di wilayah Poso.

Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *