Yayasan Hajar Aswad Dukung Operasi Madago Raya 

waktu baca 2 menit
Yayasan Hajar Aswad. (Foto : Dok).

Diksi.net, Poso – Yayasan Hajar Aswad yang berlokasi di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, menyatakan dukungannya terhadap Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya 2025 dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikal di Sulawesi Tengah.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Hajar Aswad, Tamir Talla, S.Sos.I., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lore Utara, menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya bukan pondok pesantren, melainkan yayasan yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial. Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya selalu melakukan seleksi ketat terhadap tenaga pengajar untuk memastikan tidak ada infiltrasi paham radikal.

BACA JUGA :  PPTQ Amana Poso Bukan Bagian Dari Kelompok Redikal

“Saat ini ada kelompok atau individu yang memanfaatkan lembaga pendidikan di Sulawesi Tengah sebagai sarana penyebaran ideologi radikal kepada anak-anak dan remaja. Mereka sering berlindung di balik payung hukum agar tidak dicurigai oleh aparat keamanan,” ujar Tamir.

Selain fokus pada pendidikan dan dakwah, Yayasan Hajar Aswad juga tengah melakukan renovasi Masjid Hajar Aswad di lingkungan yayasan. Proses pembangunan ini dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Dusun 4 Perkebunan, Desa Watumaeta, serta jemaah masjid.

BACA JUGA :  Brigpol Akyko Kapito Sumbang Medali Perunggu Teqball SEA Games 2025 Thailand untuk Sulawesi Tengah

Dalam upaya membangun lingkungan yang harmonis dan kondusif, yayasan ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Beberapa anggota yayasan turut serta dalam peringatan HUT RI ke-79 di Desa Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir, serta mendukung agenda pembubaran kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Palu.

Tamir menegaskan bahwa Yayasan Hajar Aswad mendukung penuh Operasi Madago Raya dalam tahap pemulihan, serta terus mengimbau pengurus yayasan dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lore Utara dan Sulawesi Tengah secara umum.

BACA JUGA :  Seribu Lilin dan Doa Bersama Untuk Korban Kekerasan Seksual

Adapun semboyan yayasan ini adalah “Memupuk Aqidah, Merajut Ukhuwah,” dengan visi menjadi lembaga dakwah yang aktif dalam pembinaan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *