Yayasan An Najiyah Bangun Generasi Muslim Berakhlak Mulia di Poso

waktu baca 3 menit

Diksi.net, Poso – Yayasan An Najiyah Wahdah Islamiyah Kabupaten Poso menegaskan komitmennya mendukung Satgas Operasi Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah penyebaran paham radikal di wilayah Kabupaten Poso. Melalui pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial, yayasan ini berupaya melahirkan generasi Muslim yang shaleh, berakhlak mulia, dan jauh dari pemahaman intoleran.

Yayasan An Najiyah Wahdah Islamiyah, yang dipimpin Ustaz Alimuddin Yusuf, M.Pd., berdiri sejak 4 September 2003 di Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota. Yayasan ini, juga menaungi Pondok Pesantren Wihdatul Ummah, yang mengelola tiga jenjang pendidikan formal yaitu ; Raudhatul Athfal (RA) Wihdatul Ummah (setara TK), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Wihdatul Ummah (setara SD), dan PPS Tahfidz Al Qur’an Wihdatul Ummah (setara SMP).

BACA JUGA :  Transformasi Umat melalui Dakwah, Pendidikan, dan Kemanusiaan

Siswa RA dan SDIT belajar pada pagi hingga siang hari dan pulang ke rumah masing-masing, sementara siswa tingkat SMP dan SMA tinggal di asrama pesantren. Yayasan terus mengembangkan sistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas akademik dan pembinaan karakter.

Yayasan An Najiyah Wahdah Islamiyah fokus pada pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, hafalan Al-Qur’an, dan kompetensi akademik di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Tujuannya adalah mencetak generasi Muslim yang memiliki aqidah lurus, ibadah yang benar, dan akhlak mulia. Siswa diajarkan untuk mencintai Al-Qur’an, menghafal, mengamalkan, dan menyebarkannya. Selain itu, mereka dibekali keterampilan dasar seperti bahasa, matematika, menulis, dan teknologi sederhana yang tepat guna untuk mendukung kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :  CPM Peduli: Khitan Massal dan Bantu Kaum Difabel

Yayasan An Najiyah menegaskan sikap tegas menolak paham radikal dan intoleran yang kerap dikaitkan dengan penyalahgunaan ajaran Islam.

“Pemahaman terorisme dan intoleransi bertentangan dengan nilai-nilai yang kami anut,” ungkap Ustaz Alimuddin Yusuf.

Yayasan berkomitmen menanamkan nilai-nilai toleransi dan kedamaian melalui pendidikan siswanya, sekaligus mendukung upaya Satgas Madago Raya dalam menjaga kamtibmas di Poso.

Yayasan juga mengapresiasi kunjungan dan silaturahmi Satgas Operasi Madago Raya, yang memperkuat komunikasi untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah ini. Sebagai bagian dari Dewan Pengurus Daerah Wahdah Islamiyah Kabupaten Poso, setiap kegiatan yayasan selalu berkoordinasi dengan pengurus untuk memastikan keselarasan visi dan misi.

BACA JUGA :  Yayasan Wakaf Amanatul Ummah Dukung Pencegahan Radikalisme di Poso Melalui Pendidikan

Paham intoleran dan terorisme dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan nasional. Oleh karena itu, Yayasan An Najiyah mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan warga Poso, untuk bersinergi mencegah penyebaran paham radikal. “Kami siap mendukung kepolisian dan Satgas Madago Raya untuk menciptakan Poso yang aman dan damai,” tutur Ustaz Alimuddin.

Melalui lembaga pendidikan yang dinaunginya, Yayasan An Najiyah telah menanamkan nilai-nilai anti-radikalisme kepada para siswa. Pendidikan yang diberikan menekankan pentingnya kehidupan dinamis, terampil, dan disiplin, serta menjauhkan siswa dari pemahaman yang memecah belah. Dengan pendekatan ini, yayasan berharap dapat berkontribusi pada pembangunan masyarakat Poso yang harmonis dan sejahtera.

Istianah
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *