Wali Kota Palu Luncurkan 26 Bus Trans Palu, Gratis Selama Tiga Bulan

waktu baca 2 menit
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, resmi meluncurkan operasional 26 unit Bus Trans Palu dalam sebuah acara peresmian di halaman Kantor Wali Kota Palu. (Foto : ist).

Diksi.net, Palu – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, resmi meluncurkan operasional 26 unit Bus Trans Palu dalam sebuah acara peresmian di halaman Kantor Wali Kota Palu, Jumat (18/09/2024). Peresmian tersebut ditandai dengan pemencetan tombol sirine dan pemecahan kendi oleh Wali Kota bersama sejumlah pihak sebagai simbol dimulainya operasional bus tersebut.

Bus Trans Palu merupakan bagian dari Program Pengembangan Moda Transportasi melalui layanan Bus Rapid Transit (BRT) dengan skema Buy The Service (BTS). Program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan transportasi publik di Kota Palu.

BACA JUGA :  YPDSK Poso Aktif Tangkal Paham Radikal dan Dukung Pemulihan Keamanan

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap peluncuran ini. Ia menegaskan bahwa ini merupakan langkah besar bagi Kota Palu sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, dengan harapan layanan transportasi publik dapat lebih optimal.

“Peluncuran ini merupakan yang pertama di Sulawesi Tengah dan menjadi wujud pelayanan prima yang diberikan Pemerintah Kota Palu, bukan hanya dari segi fasilitas bus, tapi juga kenyamanan penumpang dan pengemudi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kehadiran Dubes Vatikan Warnai Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Palu

Selain bus, pembangunan halte akan dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai pihak, termasuk Alfamidi dan bank. Wali Kota berharap halte-halte ini dapat segera terealisasi, berfungsi tidak hanya sebagai tempat berteduh, tetapi juga media informasi seperti di kota-kota besar.

Bus Trans Palu akan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2024, dengan empat rute koridor yang menghubungkan berbagai wilayah di kota. Koridor pertama melayani rute Pantoloan ke pusat kota, koridor kedua dari Balikota ke Pasar Inpres Manonda, koridor ketiga dari pusat kota ke Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, dan koridor keempat dari Bandara menuju Terminal Tipo.

BACA JUGA :  Aliansi Masyarakat Lingkar Sawit Desak Kejati Sulteng Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT ANA

Menariknya, layanan ini akan digratiskan selama tiga bulan pertama. Mulai Januari 2025, masyarakat akan dikenakan tarif Rp5.000 per perjalanan.

Dengan hadirnya Bus Trans Palu, Pemerintah Kota Palu berharap masyarakat dapat menikmati transportasi yang lebih modern dan nyaman, serta mendukung terwujudnya konektivitas yang lebih baik di kota ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *