Satgas I Ops Madago Raya Gandeng Majelis Taklim Tangkal Paham Radikal

waktu baca 2 menit
Majelis Taklim Al-Hijra merupkan kelompok masyarakat yang bergerak di bidang dakwah tentang ajaran islam yang tidak mengarah pada pemahaman radikal ataupun anti terhadap pemerintah. Kelompok Majelis Taklim tersebut beralamat di Jalan Pulau Biak, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso. (Foto : Istimewa).

Diksi.net, Poso – Majelis Taklim Al-Hijra merupkan kelompok masyarakat yang bergerak di bidang dakwah tentang ajaran islam yang tidak mengarah pada pemahaman radikal ataupun anti terhadap pemerintah. Kelompok Majelis Taklim tersebut beralamat di Jalan Pulau Biak, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

“Majelis Taklim Al-Hijra debentuk pada 2017 lalu. Semenjak tahun 2017 kegiatan taklim dari kelompok Majelis Taklim Al-Hijrah tidak lagi dilakukan dari rumah ke rumah, namun sudah dilaksanakan di Masjid Al-Kautsar,” ungkap Ketua Bidang Sosial, Majelis Taklim Al-Hijra, Suriadi, Sabtu (27/01/2024).

BACA JUGA :  Festival Media 2 : Bentuk Ikhtiar Jurnalis Respon Perubahan Iklim

Ia melanjutkan bahwa tujuan dibentuknya Majelis Taklim Al-Hijra untuk membentuk ukhuwah islamiyah dan menambahah wawasan pengetahuan melalui ceramah atau kajian.

“Menjadi sebuah keharusan yang perlu dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mebangun daerah, utamanya Kabupaten Poso. Sehingga apa yang menjadi harapan pemerintah bersama dapat terwujud,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pihak kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di wilyah Kabupaten Poso dan turut membantu dalam pencegahan penyebarluasan paham radikal di kalangan masyarakat melalui kegiatan majelis taklim.

BACA JUGA :  Sebanyak 33 Kali Gempa Susulan Terjadi di Daerah Sigi

Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Kepolisian dari Satgas I Ops Madago Raya menggandeng Majelis Taklim Al-Hijrah, untuk turut menjaga situasi Kamtibmas yang ada di wilayah Kabupaten Poso yang kini semakin kondusif.

Masyarakat juga dihimbau agar tidak mudah terprovokasi dengan hal yang belum diketahui sumber kebenarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *