Rangkaian Panjang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu
Diksi.net, Palu – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang nantinya dapat menyalurkan Hak Pilihnya pada 27 November 2024 mendatang. DPT yang telah ditetapkan KPU Palu berjumlah 274.293 pemilih yang tersebar di 8 Kecamatan dan 46 Kelurahan.
“Kecamatan Mantikulore menjadi yang tertinggi dengan jumlah DPT sebanyak 58.178 pemilih, sedangkan Kecamatan Tawaeli jadi yang terendah dengan jumlah hanya sebanyak 17.862 pemilih,” ungkap Ketua KPU Kota Palu, Idrus, sabtu (21/09/2024).
Ia melanjutkan, sebelum ditetapkan jumlah tersebut telah melalui serangkaian tahapan panjang yang dimulai dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). HIngga akhirnya ditetapkan pada pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka yang diselenggarakan di Kantor KPU Palu beberapa waktu lalu.
Di lain sisi, jumlah DPT yang baru saja ditetapkan oleh KPU Palu sejumlah 274.293 pemilih mengalami kenaikan signifikan berjumlah 3.169 pemilih, jika dibandingkan DPT yang ditetapkan KPU Palu pada 2023 lalu untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislatif yang hanya berjumlah 271.124 pemilih.
“Kenaikan jumlah DPT yang baru saja ditetapkan KPU Palu untuk Pemilihan Kepala Daerah disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya pemilih pemula, Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), Pertumbuhan penduduk,” ungkap Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Muhammad Musbah, minggu (22/09/2024).
Musbah menambahakan, faktor lain bertambahnya jumlah DPT Kota Palu lantaran banyak pelajar dari daerah sekitar yang telah berdomisili Palu. Bahkan diantaranya ada yang berasal dari Provinsi tetangga yang kini berdomisili Palu untuk melanjutkan pendidikan di tingkat universitas atau perguruan tinggi.
Tiga Pasangan Calon Ramaikan Pilwakot Palu
Setelah melewati tahapan panjang KPU Palu telah menetapkan tiga pasangan calon yang nantinya akan berkontestasi pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu.
“Tiga pasangan tersebut adalah Hidayat dan Andi Nur B Lamakarate, Hadianto Rasyid dan Imelda liliana Muhidin, serta Muhammad Wartabone dan Rizal,” ungkap Ketua KPU Palu, Idrus, minggu (22/09/2024).
Tiga pasangan tersebut, telah melalui pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan urine, psikologi dan kelengkapan berkas administrasi.
“Dari hasil pemeriksaan kesehatan, hasil skrining tiap pasangan calon sudah ada dan dinyatakan aman. Sedangkan hasil urine yang diperksa oleh BNN tiap pasangan calon dinyatakan bebas dari narkoba,” ucap Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, KPU Palu, Iskandar Lembah.
Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota
Setelah serangkaian tahapan senin (23/09/2024) pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota akan melakukan pengundian nomor urut yang akan dilaksanakan oleh KPU Palu bertempat di kantor KPU Palu.
“Besok kami akan melakukan pengundian nomor urut untuk pasangan calon Wali Kota dan Waki Wali Kota Palu pukul 19.30 WITA di kantor KPU Palu,” Ungkap Iskandar, minggu (22/09/2024).
Ia melanjutkan, saat pengundian nomor urut setiap rombongan pasangan calon maksimal berjumlah 50 orang, termasuk didalamnya adalah pasangan calon dan petugas Liaison Officer (LO).
Sementara pendukung ataupun Tim pasangan calon lainnya dapat menyaksikannya melalui Youtube KPU Palu atau TVRI Sulteng.
Logistik Pemilu 2024
Pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah tentu memerlukan logistik yang jumlah dan jenis yang tidak sedikit. Mulai dari surat suara yang menjadi komponen terpenting, bilik suara, hingga tinta penanda bahwa pemilih telah menyalurkan hak suaranya.
Semua komponen logistik tersebut nantinya akan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan dengan berdasar pada aturan yang telah ditetapkan.
“Sejauh ini KPU Palu telah menerima bilik suara, tinta, dan kabel tis dan telah ditempatkan di gudang logistik beralamt di jalan Nuri tidak jauh dari Kantor KPU Palu,” ungka Idrus.
Idrus menambahkan, dalam waktu dekat KPU Palu akan menetapkan jumlah surat suara yang akan digunakan pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.
“Dalam Waktu dekat ini kami masih akan mendiskusikan kepada setiap LO untuk penggunaan foto yang ada di surat suara, ketika telah disepakati dan disetujui maka kami akan segera melakukan pencetakan,” ucap Idrus.



