PT CPM Gandeng Bakrie Amanah Gelar Khitanan Massal untuk 150 Anak di Palu
Diksi.net, Palu – PT Citra Palu Minerals (CPM) berkolaborasi dengan Bakrie Amanah dan Pemerintah Kelurahan Kawatuna menggelar program Khitanan untuk Negeri sebagai bentuk kepedulian sosial di bidang kesehatan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan ini merupakan program rutin tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT CPM yang menyasar masyarakat di wilayah ring satu dan ring dua lingkar tambang. Tahun ini, Kelurahan Kawatuna menjadi lokasi pelaksanaan hari pertama kegiatan.
“Kegiatan ini merupakan program rutin yang kami laksanakan bersama Bakrie Amanah. Tahun ini dipusatkan di Kelurahan Kawatuna yang berada di area lingkar tambang kami,” ujar Muhammad Bustam, Officer PPM CSR PT CPM, Selasa (23/12/2025).
Bustam menjelaskan, selain di Kelurahan Kawatuna, program khitanan massal juga akan dilaksanakan di Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, yang masuk wilayah ring dua operasional perusahaan.
“Kami berharap PT CPM tidak hanya dipandang sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang tumbuh dan berkembang bersama. Bidang kesehatan menjadi salah satu fokus utama kepedulian kami,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Perhimpunan dan Program LAZ Bakrie Amanah, Yuli Wulansari, mengatakan bahwa tahun 2025 menjadi tahun keempat pelaksanaan program khitanan Bakrie Amanah di Kota Palu.
“Pada hari pertama di Kelurahan Kawatuna, kami melaksanakan khitanan bagi 70 anak. Hari kedua di Kelurahan Siranindi akan diikuti 80 anak. Total keseluruhan peserta sebanyak 150 anak,” ungkap Yuli.
Ia menegaskan, Bakrie Amanah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas manfaat program bagi masyarakat ke depannya.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan agar manfaat yang diberikan bisa dirasakan lebih luas,” tambahnya.
Di sisi lain, Plt Lurah Kawatuna, Mita Niaresvy Fazela, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program khitanan massal sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan masih ada anak yang belum berkesempatan ikut karena keterbatasan kuota. Kami berharap ke depan program



