Polda Sulteng Luncurkan Program Inovatif Dorong Swasembada Pangan

waktu baca 2 menit
Kapolda Sulteng, Rektor Untad, dan Kadis TPH Sulteng memulai penanaman jagung serentak untuk wilayah Sulteng mendukung swasembada jagung. (foto : Andi Syaifullah).

Diksi.net, Sigi – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) meluncurkan terobosan inovatif melalui program “1 Desa Minimal 1 Hektar” untuk memperkuat swasembada pangan nasional. Program ini ditandai dengan penanaman jagung serentak musim tanam kuartal III tahun 2025 di kawasan perhutanan sosial, Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Rabu (9/7/2025).

Dalam laporan virtual kepada Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho mengungkapkan target besar. Program ini menargetkan penanaman jagung seluas 1.162,08 hektar di seluruh wilayah Sulteng, dengan harapan menghasilkan 4.648 ton jagung saat panen raya dalam tiga bulan ke depan.

BACA JUGA :  Adu Cepat Crosser Nasional di Morowali Utara

Lahan yang dimanfaatkan terdiri atas 71 hektar perhutanan sosial dan 1.091,08 hektar lahan pertanian masyarakat. Untuk mendukungnya, Polda Sulteng mengerahkan 1.091 personel polisi penggerak dan bekerja sama dengan 27.169 kelompok tani yang melibatkan 426.835 petani.

Kapolda menyoroti penggunaan benih jagung varietas lokal unggul, yakni “Jakarim” dan “Lamuru”, yang dikenal tahan terhadap kondisi kering khas iklim Sulteng. “Benih ini teruji dan mampu menghasilkan hingga 4 ton per hektar dengan pola tanam yang optimal,” jelas Irjen Agus.

BACA JUGA :  Irhan Eks Napiter Kini Fokus Menata Hidup

Polda Sulteng juga menyiapkan 69 unit alat dan mesin pertanian (alsintan), meliputi 51 unit hand tractor, 4 unit traktor roda empat, 4 unit alat pemipil jagung, dan 10 unit alat penanaman benih. Alat ini diadakan secara swadaya bersama mitra Polri, sembari menunggu dukungan tambahan dari Kementerian Pertanian.

Kapolda berharap program ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan lokal, tetapi juga berkontribusi signifikan pada produksi jagung nasional. “Ini bagian dari peran Polri dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Polda Sulteng Berantas Premanisme, 43 Orang Diamankan
Moh. Sharfin
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *