Perkenalkan Seni Budaya Melalui Pagelaran “To Pamona Poso”

waktu baca 3 menit
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin D. Yambas didampingi ketua Permippos Arif Managanta dan ketua panitia Agustin M. Tobondo dengan tarian dan pemasangan siga dalam kegiatan pembukaan Pagelaran Seni Budaya To Pamona Poso, Jumat sore (3/5/2024).(Foto : Panitia)

Diksi.net, Palu – Panggung utama Taman GOR Palu menjadi saksi resmi dibukanya Pagelaran Seni Budaya “To Pamona Poso” pada Jumat (3/5/2024). Gubernur Sulteng, yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin D. Yambas, membuka kegiatan ini dengan penuh semangat.

Ia mengatakan, pagelaran Seni Budaya “To Pamona Poso” adalah momen istimewa untuk memperkenalkan, melestarikan, dan mengapresiasi seni serta budaya yang kaya dari leluhur To Pamona Poso. Mulai dari seni tari tradisional, musik, hingga kerajinan tangan, semuanya mencerminkan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur yang turun temurun dari generasi ke generasi.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperluas ruang kreatif bagi para seniman dan budayawan. Diharapkan Pagelaran Seni dan Budaya ‘To Pamona Poso’ dapat memotivasi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan beragam budaya daerah kita, termasuk sebagai Negeri 1000 Megalit, sehingga dapat memperkuat kearifan lokal yang begitu beragam,” ujar Fahrudin Yambas.

BACA JUGA :  Refleksi Akhir Tahun Bawaslu Palu, 2023 Harus Lebih Baik

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Masyarakat Indonesia Pamona Poso (Pemippos), Arif Managanta menegaskan, budaya “To Pamona Poso” adalah bagian penting dari integrasi berbagai budaya yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah. 

Arif menambahkan bahwa apa yang ditampilkan dalam kegiatan Pagelaran Seni Budaya “To Pamona Poso” merupakan karya generasi muda yang menjadi pewaris budaya, diharapkan mereka akan terus melestarikan seni budaya To Pamona Poso.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulteng yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini,” ucap Arif.

BACA JUGA :  Polresta Palu Serukan Pilkada Aman dan Damai

Arif juga menekankan bahwa tokoh-tokoh penting To Pamona telah berperan dalam pembangunan dan pendirian provinsi daerah ini. Sebagai warga Pamona Poso, khususnya yang tinggal di Kota Palu, Ia mengingatkan pentingnya kontribusi dalam mempertahankan nilai-nilai budaya, termasuk budaya To Pamona Poso.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ketua Panitia Pagelaran Seni Budaya “To Pamona Poso”, Agustin Maria Tobondo bahwa kegiatan ini adalah bentuk pelestarian seni dan budaya To Pamona Poso agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi informasi. Permippos berkomitmen untuk melestarikan seni dan budaya To Pamona, khususnya budaya di Kabupaten Poso.

“Ikon seni budaya To Pamona harus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Poso di Kota Palu. Dengan kegiatan ini, kami berharap seni budaya tradisional beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat dipertahankan dan dikenalkan kepada generasi muda sebagai penerus,” kata Agustin.

BACA JUGA :  Komisi II DPRD Sulteng Segera Gelar Korkom untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Pada hari pertama kegiatan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin Yambas, bersama tamu undangan lainnya, serta ketua-ketua rukun dan tokoh masyarakat Pamona Poso di Palu, turut serta dalam kegiatan Molimbu atau makan bersama secara adat Pamona. Malamnya, hiburan dari penyanyi Ana Timur, seperti Edgar Kelengke dan Dian Sorowea, menyemarakkan acara. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba Tarian Torimpio yang diikuti oleh belasan perwakilan rukun-rukun yang tergabung dalam Permippos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *